NARASIDEMOKRASI – Kehadiran TNI di tengah masyarakat kembali terlihat melalui pendampingan pembangunan jembatan gantung perintis di Desa Pagaruyung, Kecamatan Batiknau, Kabupaten Bengkulu Utara.
Melalui Babinsa Koramil 423-03/Lais Kodim 0423/Bengkulu Utara, TNI menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa sekaligus membantu masyarakat mendapatkan akses transportasi yang lebih layak.
Kegiatan pendampingan tersebut dipimpin langsung oleh Sertu Kariyanto bersama Serda Soleh pada Jumat 8 Mei 2026. Kedua anggota TNI itu turun langsung ke lokasi pembangunan untuk memastikan pekerjaan berjalan lancar dan aman.
Tidak hanya melakukan pengawasan, anggota Babinsa juga aktif berbaur dengan masyarakat dan para pekerja yang sedang melakukan pembangunan jembatan gantung.
Sertu Kariyanto mengatakan pembangunan jembatan ini menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat Desa Pagaruyung. Selama ini warga masih mengalami kesulitan saat melintasi sungai, terutama ketika debit air meningkat.
“Jembatan ini nantinya akan membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kami berharap pembangunan berjalan lancar dan bisa segera dimanfaatkan warga,” katanya.
Menurutnya, pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari tugas TNI untuk membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Kehadiran aparat TNI di lokasi pembangunan juga bertujuan untuk menjaga keamanan pekerjaan sekaligus meningkatkan semangat masyarakat dalam bergotong royong.
Di lokasi pembangunan, terlihat masyarakat desa bersama para tukang bekerja sama mengangkut material ke seberang sungai. Pekerjaan dilakukan secara bertahap mulai dari perakitan besi tapak tiang pylon hingga pengecoran jalan tepi.
Sebanyak sembilan orang tukang terlibat langsung dalam pembangunan tersebut. Selain itu, masyarakat sekitar juga ikut membantu pekerjaan agar proses pembangunan dapat selesai lebih cepat.
Semangat kebersamaan terlihat begitu kuat. Warga dan TNI saling membantu tanpa memandang perbedaan, demi mewujudkan jembatan yang nantinya akan menjadi akses penting bagi masyarakat desa.
Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan menjadi solusi bagi warga yang selama ini mengalami kesulitan transportasi. Tidak hanya untuk aktivitas harian, jembatan tersebut nantinya juga akan mempercepat akses ekonomi masyarakat.
Hasil pertanian dan perkebunan warga yang sebelumnya sulit dibawa keluar desa nantinya dapat lebih mudah diangkut. Hal ini tentu akan berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
Selain itu, akses pendidikan dan kesehatan masyarakat juga dipastikan akan lebih baik setelah jembatan selesai dibangun.
Berbagai material pembangunan sudah tersedia lengkap di lokasi. Mulai dari semen, pasir, batu split, besi ulir, besi siku hingga perlengkapan lainnya telah disiapkan untuk mendukung percepatan pembangunan.
Warga mengaku senang dengan keterlibatan TNI dalam pembangunan desa mereka. Menurut masyarakat, kehadiran Babinsa membuat pekerjaan menjadi lebih tertib dan memberikan motivasi bagi warga untuk ikut membantu.
Program pendampingan pembangunan seperti ini dinilai menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir membantu masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang masih membutuhkan perhatian pembangunan.
Dengan kerja sama antara TNI dan masyarakat, pembangunan jembatan gantung perintis di Desa Pagaruyung diharapkan dapat segera selesai dan memberikan manfaat besar bagi warga sekitar.









