NARASIDEMOKRASI – Program mudik gratis yang digelar Polda Bengkulu di Terminal Air Sebakul, Rabu (18/3/2026), mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Tingginya minat warga bahkan membuat jumlah pendaftar melebihi kuota yang tersedia.
Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi.
“Banyak yang ingin ikut, bahkan melebihi kuota yang kita siapkan,” ujarnya.
Tahun ini, sebanyak 44 orang berhasil diberangkatkan dalam program mudik gratis tersebut. Para peserta berasal dari berbagai latar belakang, seperti pekerja informal, ibu rumah tangga, hingga mahasiswa.
Bagi mereka, program ini sangat membantu, terutama dalam menghadapi kenaikan biaya transportasi menjelang Lebaran.
Dua unit bus disiapkan untuk mengangkut peserta. Bus tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Perum DAMRI Cabang Bengkulu.
Program ini melayani tiga rute utama, yaitu Bengkulu–Seluma, Bengkulu–Bengkulu Selatan, dan Bengkulu–Kaur.
Ketiga wilayah tersebut menjadi tujuan utama karena banyaknya warga yang merantau ke Kota Bengkulu.
Selain itu, jarak yang cukup jauh membuat biaya perjalanan menjadi cukup tinggi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Program mudik gratis ini menjadi solusi nyata bagi mereka yang ingin pulang kampung tanpa harus terbebani biaya.
Kapolda Bengkulu menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat.
Program ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Selain itu, program ini juga memberikan dampak positif dalam mengurangi kepadatan lalu lintas selama arus mudik.
Dengan berkurangnya kendaraan pribadi, diharapkan perjalanan menjadi lebih lancar dan aman.
Melihat tingginya minat masyarakat, Polda Bengkulu membuka kemungkinan untuk menambah kuota di tahun mendatang.
“Mudah-mudahan ke depan bisa kita tambah jumlahnya,” kata Mardiyono.
Warga berharap program ini bisa terus berlanjut setiap tahun.
Bagi mereka, mudik gratis bukan hanya soal perjalanan, tetapi juga kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga di kampung halaman.
Program ini menjadi bukti bahwa kehadiran negara melalui Polri dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









