PKL Direlokasi, Jalan KZ Abidin Ditata Ulang Demi Wajah Baru Pasar Minggu

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Bengkulu relokasi PKL dan berlakukan sistem satu arah di Jalan KZ Abidin demi menata Pasar Minggu agar lebih tertib dan bebas macet.

Pemkot Bengkulu relokasi PKL dan berlakukan sistem satu arah di Jalan KZ Abidin demi menata Pasar Minggu agar lebih tertib dan bebas macet.

NARASIDEMOKRASI – Penataan kawasan Pasar Minggu Bengkulu memasuki babak baru. Pemerintah Kota Bengkulu akan memberlakukan sistem satu arah di Jalan KZ Abidin mulai pekan depan. Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah besar merelokasi pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini memenuhi badan jalan.

Selama ini, kondisi Jalan KZ Abidin kerap dikeluhkan. Selain macet, tumpahan pedagang membuat jalan menyempit. Saat hujan turun, genangan air bercampur lumpur membuat kawasan tampak kumuh.

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyatakan relokasi pedagang sudah dipersiapkan matang. Pemerintah tengah menyelesaikan pembangunan awning di samping PTM agar seluruh pedagang tertampung secara resmi.

Baca Juga :  PPDB 2025 Jadi Sorotan Ombudsman Temukan Maladministrasi di SMAN 5 Jadi Alarm Pembenahan Pendidikan

“Tidak ada lagi aktivitas jual beli di bahu jalan. Semua pedagang kita siapkan tempat di dalam gedung atau di awning resmi,” ujarnya.

Dengan sistem baru, kendaraan akan masuk melalui Jalan KZ Abidin 1 dan keluar melalui jalan di samping Mega Mall. Pengendara kemudian bisa melanjutkan ke Jalan KZ Abidin 2 atau ke Pasar Minggu Bertingkat menuju Jalan Bangka Sentiong.

Langkah ini diyakini mampu mengembalikan fungsi jalan sebagaimana mestinya. Arus kendaraan menjadi lancar, sementara pedagang tetap bisa berjualan dengan aman dan tertata.

Baca Juga :  Kapolres Mura Mutasi 12 Perwira, Tekankan Profesionalisme dan Komitmen Berantas Narkoba

Penataan ini bukan sekadar soal lalu lintas, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan pasar yang lebih bersih dan nyaman. Pemerintah ingin menghapus kesan kumuh yang selama ini melekat di kawasan tersebut.

Relokasi PKL juga diharapkan memberi kepastian usaha bagi pedagang. Dengan tempat yang lebih layak, aktivitas jual beli dapat berjalan tanpa gangguan kendaraan.

Pemkot mengajak seluruh pedagang dan masyarakat untuk mendukung kebijakan ini demi kebaikan bersama. Perubahan memang membutuhkan penyesuaian, namun hasil akhirnya diyakini membawa manfaat jangka panjang.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

PLN Indonesia Power Perbaiki Pagar SDN 57 Bengkulu Tengah, Wujud Kepedulian Dunia Pendidikan
Total Rp6,12 Miliar Dikembalikan, Penyidikan Korupsi PLTA Musi Bengkulu Terus Bergulir
Desk Ketenagakerjaan Polda Bengkulu Jadi Solusi Sengketa Pekerja dan Perusahaan
Polisi Periksa Wakil Rektor III Unived Bengkulu, Kasus Dugaan Penganiayaan Terus Bergulir
Aset Bank Bengkulu Tembus Rp11,1 Triliun, OJK Sebut Kinerja Bank Daerah Makin Solid
Investasi Rp97 Miliar di PTM dan Mega Mall Bengkulu Disebut Tanpa Dana APBD
Harga Pertamax di Pertashop Lebih Murah, Pemudik Diuntungkan Saat Lebaran 2026
DPP GMNI Kecam Dugaan Penganiayaan di Unived, Desak Kemantren Kenakan Sanksi Tegas
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:10 WIB

PLN Indonesia Power Perbaiki Pagar SDN 57 Bengkulu Tengah, Wujud Kepedulian Dunia Pendidikan

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:50 WIB

Total Rp6,12 Miliar Dikembalikan, Penyidikan Korupsi PLTA Musi Bengkulu Terus Bergulir

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:14 WIB

Desk Ketenagakerjaan Polda Bengkulu Jadi Solusi Sengketa Pekerja dan Perusahaan

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:49 WIB

Polisi Periksa Wakil Rektor III Unived Bengkulu, Kasus Dugaan Penganiayaan Terus Bergulir

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:05 WIB

Aset Bank Bengkulu Tembus Rp11,1 Triliun, OJK Sebut Kinerja Bank Daerah Makin Solid

Berita Terbaru