Desa Hijau Jadi Jawaban Ancaman Bencana dan Perubahan Iklim

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD RI menegaskan desa hijau menjadi solusi menghadapi bencana dan perubahan iklim dalam peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Boyolali.

Ketua DPD RI menegaskan desa hijau menjadi solusi menghadapi bencana dan perubahan iklim dalam peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Boyolali.

NARASIDEMOKRASI — Ancaman perubahan iklim dan bencana alam kini semakin nyata dirasakan hingga ke pelosok desa. Banjir, longsor, dan krisis air bersih menjadi persoalan yang terus berulang. Dalam konteks inilah, program Green Village (Desa Hijau) dinilai sebagai jawaban strategis untuk melindungi desa dari dampak kerusakan lingkungan.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI Sultan Baktiar Najamudin menegaskan hal tersebut saat menghadiri peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Boyolali, Jawa Tengah. Dalam forum yang dihadiri puluhan ribu kepala desa itu, Sultan mengajak seluruh pemerintah desa mengubah cara pandang terhadap pembangunan.

“Pembangunan desa tidak boleh merusak lingkungan. Justru harus memperkuat daya dukung alam agar desa mampu bertahan dari bencana,” kata Sultan.

Menurutnya, desa memiliki posisi kunci dalam menjaga keseimbangan ekologi nasional. Sebagian besar hutan, lahan pertanian, sumber air, dan wilayah pesisir berada di desa. Jika pengelolaannya salah, maka dampaknya akan dirasakan secara nasional.

Baca Juga :  Bengkulu Siapkan TPA Regional Modern Berbasis Teknologi Pengolahan Sampah

Sultan menekankan pentingnya paradigma pembangunan berkelanjutan di tingkat desa. Paradigma ini menempatkan pelestarian lingkungan sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan ekonomi dan sosial.

Konsep Green Village mendorong desa untuk menjaga tutupan hutan, melindungi sumber mata air, mengelola sampah dengan baik, serta memanfaatkan energi ramah lingkungan. Selain itu, desa juga didorong untuk memiliki perencanaan tata ruang yang memperhitungkan risiko bencana.

“Desa harus siap menghadapi perubahan iklim. Bukan dengan ketakutan, tapi dengan perencanaan yang cerdas dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sultan menyampaikan bahwa DPD RI akan mengawal kebijakan dan program pemerintah agar berpihak pada desa-desa yang menjaga lingkungan. Ia menilai, selama ini banyak desa yang konsisten melindungi alam, tetapi belum mendapatkan dukungan maksimal dari negara.

Baca Juga :  Silaturahmi Hangat Bupati Bengkulu Tengah ke Pesantren YASPIDA Sukabumi, Bahas Masa Depan Pendidikan

“Kita harus memberikan penghargaan kepada desa yang menjaga hutan, laut, dan ekosistem. Mereka adalah penjaga masa depan Indonesia,” tegasnya.

Kolaborasi antara DPD RI dan Kementerian Desa dalam program Green Village juga menjadi bagian dari strategi nasional menghadapi krisis iklim. Program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan desa, baik dari sisi lingkungan, pangan, maupun sosial.

Dengan menjadikan desa sebagai pusat ketahanan ekologi, pemerintah berharap dampak perubahan iklim dapat ditekan sejak dari akar permasalahan. Desa tidak lagi menjadi korban, tetapi justru menjadi solusi.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum
Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal
HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat
Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC
Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu
Gagal Terbang akibat Abu Vulkanik, 120 Jemaah Umrah BST Travel Menanti Kepastian
Resmi Dilantik, Nayu Aldila Putri Bawa Tanggung Jawab Baru di Biro Hukum Pemprov Bengkulu
GERKATIN Bengkulu Ubah Mars Kota Bengkulu ke Bahasa Isyarat
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:40 WIB

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum

Rabu, 9 September 2026 - 16:38 WIB

Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal

Selasa, 8 September 2026 - 18:18 WIB

HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat

Selasa, 8 September 2026 - 17:47 WIB

Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC

Selasa, 8 September 2026 - 16:46 WIB

Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu

Berita Terbaru