Kios Kosong Disiapkan untuk PKL, Pemkot Bengkulu Dorong Pasar Panorama Lebih Tertib

- Jurnalis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Disperdagrin Alex Periansyah, saat siita kios yang akan digunkan untu PKL di Pasar Panorma pada Sabtu 27 Desember 2025.

Plt Kepala Disperdagrin Alex Periansyah, saat siita kios yang akan digunkan untu PKL di Pasar Panorma pada Sabtu 27 Desember 2025.

NARASIDEMOKRASI – Upaya menata Pasar Panorama tidak hanya bertujuan menertibkan, tetapi juga membuka ruang ekonomi yang lebih adil bagi pedagang kecil. Pemerintah Kota Bengkulu mengambil alih 23 auning dan kios kosong untuk dialokasikan kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini berjualan di badan jalan. Langkah ini dilakukan Sabtu 27 Desember 2025 oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bengkulu, dipimpin Plt Kepala Disperdagrin Alex Periansyah.

Alex mengatakan, pemerintah tidak ingin penataan pasar dimaknai sebagai penggusuran. Sebaliknya, kebijakan ini dirancang agar PKL mendapatkan tempat berdagang yang layak, aman, dan tidak melanggar aturan.

Baca Juga :  Strategi Dongkrak PAD, Pemprov Bengkulu Beri Diskon Pajak Kendaraan Non-BD

“Los, auning, kios, dan pelataran sudah kami siapkan. Semua ini untuk pedagang,” kata Alex.

Kios yang diambil alih selama ini kosong dan tidak dimanfaatkan, bahkan ada yang disewakan tanpa izin. Kondisi tersebut dinilai menghambat upaya pemberdayaan pedagang kecil yang justru membutuhkan ruang usaha.

Bagi PKL, keberadaan kios resmi di dalam pasar diharapkan meningkatkan omzet karena lebih terlindung dari cuaca dan memiliki arus pembeli yang stabil. Di sisi lain, penataan ini juga mengembalikan fungsi jalan sebagai ruang publik.

Baca Juga :  Dispar Rejang Lebong Gandeng Penggiat Media Sosial Genjot Promosi Wisata Daerah

Pemerintah menilai keberhasilan pasar rakyat tidak hanya ditentukan oleh bangunan fisik, tetapi juga tata kelola yang adil. Karena itu, alokasi kios ke depan akan dilakukan secara transparan dan terdata.

Alex mengimbau para PKL agar bersedia direlokasi secara sadar dan bertahap. Penertiban, kata dia, akan dilakukan jika imbauan tidak diindahkan, namun dialog tetap menjadi pilihan utama.

“Pasar ini milik bersama. Jika tertib, semua diuntungkan—pedagang, pembeli, dan warga sekitar,” ujarnya.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum
Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal
Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC
Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu
Gagal Terbang akibat Abu Vulkanik, 120 Jemaah Umrah BST Travel Menanti Kepastian
Resmi Dilantik, Nayu Aldila Putri Bawa Tanggung Jawab Baru di Biro Hukum Pemprov Bengkulu
GERKATIN Bengkulu Ubah Mars Kota Bengkulu ke Bahasa Isyarat
Indonesia Tuan Rumah ISC ke-3, ketua DPD Siap Bawa Aspirasi Daerah ke Panggung Dunia
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:40 WIB

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum

Rabu, 9 September 2026 - 16:38 WIB

Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal

Selasa, 8 September 2026 - 17:47 WIB

Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC

Selasa, 8 September 2026 - 16:46 WIB

Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Resmi Dilantik, Nayu Aldila Putri Bawa Tanggung Jawab Baru di Biro Hukum Pemprov Bengkulu

Berita Terbaru