Ketika PAD Bengkulu Melonjak: Cerita di Balik PAP yang Tumbuh 300 Persen dan Polemiknya

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Bengkulu sepanjang tahun ini memiliki kisah yang menarik untuk ditelusuri. Di balik angka-angka yang melonjak, terdapat dinamika lapangan yang penuh perhitungan ulang, koordinasi antarinstansi, dan polemik dari para pelaku usaha yang merasa terdampak. Semua bermula dari Pajak Air Permukaan (PAP) yang tiba-tiba tumbuh hingga 300 persen.

Riki Hiriantoni, Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Bapenda Provinsi Bengkulu, mengawali ceritanya dengan data yang mencengangkan.

“Beberapa objek naik sampai 200 sampai 300 persen dari penetapan sebelumnya. Dampaknya luar biasa terhadap penerimaan PAP,” tuturnya.

Kenaikan ini terasa nyata pada kas daerah. Dari yang sebelumnya hanya mencatat pemasukan sekitar Rp1 miliar setiap bulan, dalam beberapa bulan terakhir lonjakannya mencapai Rp2 hingga Rp3 miliar. Grafik peningkatan itu menjadi pembicaraan serius di internal Bapenda, sekaligus pertanda bahwa perhitungan PAP sebelumnya memang belum menggambarkan potensi riil.

Baca Juga :  DPRD Tegaskan: PPPK Tidak Bisa Diberhentikan Hanya Karena Belanja Pegawai Capai 44 Persen

Reformasi penghitungan bermula dari Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023. Regulasi tersebut mewajibkan validasi data lebih ketat terkait penggunaan air permukaan, kapasitas produksi industri, hingga debit air yang digunakan oleh pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Dengan data yang lebih presisi, potensi yang selama ini dianggap ‘biasa saja’ ternyata menyimpan angka besar.

Sektor perkebunan kelapa sawit dan industri pengolahannya menjadi salah satu penyumbang utama. Begitu pula PLTA Musi dan PLTA Tes yang selama ini menjadi tulang punggung pemanfaatan air permukaan.

Namun kenaikan tajam ini tak sepenuhnya mulus. Sejumlah pengusaha mengaku terkejut karena penyesuaian PAP dianggap terlalu besar dan terjadi dalam waktu singkat. Bapenda pun tidak tinggal diam. Mereka menggandeng Satgasus dan Kejati Bengkulu untuk memastikan setiap langkah perubahan sesuai aturan.

Baca Juga :  Dari Pelabuhan Daerah Menuju Hub Ekspor Barat Sumatera, Ini Tantangan Pelabuhan Pulau Baai

“Memang ada polemik. Tapi semuanya sudah dikoordinasikan. Ini untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah,” ujar Riki.

Di tengah gejolak itu, muncul isu kurang bayar pada 2022. Namun pemerintah menyatakan hal tersebut belum bisa disebut tunggakan karena masih dalam tahap penelitian sesuai PP 35/2023.

“Kami tidak ingin menetapkan tunggakan tanpa dasar kuat dan data lengkap,” tegasnya.

Meski begitu, satu hal yang pasti: PAP kini menjadi pilar baru bagi PAD Bengkulu. Dengan proyeksi penerimaan mencapai Rp20 miliar pada 2026, provinsi ini mulai melihat masa depan fiskal yang lebih mandiri.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum
Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal
HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat
Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC
Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu
Gagal Terbang akibat Abu Vulkanik, 120 Jemaah Umrah BST Travel Menanti Kepastian
Resmi Dilantik, Nayu Aldila Putri Bawa Tanggung Jawab Baru di Biro Hukum Pemprov Bengkulu
GERKATIN Bengkulu Ubah Mars Kota Bengkulu ke Bahasa Isyarat
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:40 WIB

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum

Rabu, 9 September 2026 - 16:38 WIB

Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal

Selasa, 8 September 2026 - 18:18 WIB

HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat

Selasa, 8 September 2026 - 17:47 WIB

Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC

Selasa, 8 September 2026 - 16:46 WIB

Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu

Berita Terbaru