Dari Pelabuhan Daerah Menuju Hub Ekspor Barat Sumatera, Ini Tantangan Pelabuhan Pulau Baai

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GM Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dr. Dimas Rizky Kusmayadi, SH., MH., MSc, menyiapkan solusi perbaikan Jalan Line 1 Pulau Baai sekaligus menjaga akses masyarakat Teluk Sepang melalui sistem kartu.

GM Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dr. Dimas Rizky Kusmayadi, SH., MH., MSc, menyiapkan solusi perbaikan Jalan Line 1 Pulau Baai sekaligus menjaga akses masyarakat Teluk Sepang melalui sistem kartu.

NARASIDEMOKRASI – Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu tengah dipersiapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di pesisir barat Sumatera.

Dengan lahan pengembangan mencapai 215 hektar, pelabuhan ini diharapkan menjadi hub ekspor komoditas unggulan Bengkulu.

Namun, jalan menuju pelabuhan modern tidaklah mudah. Selama bertahun-tahun, sedimentasi menjadi kendala utama yang menghambat masuknya kapal besar.

Kini kondisi mulai membaik dengan kedalaman alur mencapai 6,5 meter dan ditargetkan 12 meter.

Menilai tantangan terbesar bukan hanya infrastruktur, tetapi juga pola distribusi komoditas yang selama ini bergantung pada pelabuhan luar daerah.

“Dari 1,4 juta ton CPO Bengkulu, hanya sekitar 300 ribu ton yang lewat Pulau Baai. Sisanya lewat pelabuhan lain. Ini tantangan sekaligus peluang,” ujarnya.

Baca Juga :  Perbakin Bengkulu Fokus Latih Atlet Muda, Teuku Zulkarnain: Prestasi Harus Disiapkan dari Sekarang

Saat ini, ekspor Bengkulu melalui Pelabuhan Pulau Baai masih didominasi batu bara, cangkang sawit, dan CPO. Padahal, Bengkulu juga memiliki potensi besar di sektor perikanan dan industri pengolahan.

Untuk menjawab tantangan itu, menyiapkan terminal curah cair yang akan rampung pada November 2026.

Terminal ini diharapkan menarik investor pabrik minyak goreng, pengolahan CPO, serta industri pengalengan ikan.

Selain pembangunan fisik, Pelindo juga fokus pada peningkatan layanan pelabuhan. Revitalisasi fasilitas, perbaikan sistem logistik, dan pendekatan kepada investor menjadi strategi utama.

Menurut Dimas, Pelabuhan Pulau Baai tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan, mulai dari pemerintah daerah hingga pelaku industri.

“Pelabuhan harus terhubung dengan kawasan industri dan jalur logistik. Kalau semua berjalan sendiri-sendiri, tidak akan maksimal,” katanya.

Baca Juga :  Makanan Bergizi Gratis SMPIT Khoiru Ummah Dikembalikan, Diduga Basi dan Tak Layak Konsumsi

Jika kawasan industri 215 hektar terisi penuh, Pelabuhan Pulau Baai akan menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan daerah, dan mengurangi ketergantungan Bengkulu pada pelabuhan lain.

Pelindo optimistis Pelabuhan Pulau Baai bisa menjadi simpul logistik baru di pesisir barat Sumatera. Dengan koneksi yang baik dan layanan yang profesional, Bengkulu berpeluang besar menjadi pusat distribusi komoditas regional.

Transformasi Pelabuhan Pulau Baai bukan hanya soal pembangunan terminal, tetapi perubahan wajah ekonomi Bengkulu secara keseluruhan. Dari daerah pengirim bahan mentah, Bengkulu diarahkan menjadi daerah pengolah dan pengekspor produk bernilai tambah.

“Target kami jelas, Pulau Baai harus jadi motor ekonomi Bengkulu,” tutup Dimas.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum
Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal
HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat
Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC
Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu
Gagal Terbang akibat Abu Vulkanik, 120 Jemaah Umrah BST Travel Menanti Kepastian
Resmi Dilantik, Nayu Aldila Putri Bawa Tanggung Jawab Baru di Biro Hukum Pemprov Bengkulu
GERKATIN Bengkulu Ubah Mars Kota Bengkulu ke Bahasa Isyarat
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:40 WIB

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum

Rabu, 9 September 2026 - 16:38 WIB

Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal

Selasa, 8 September 2026 - 18:18 WIB

HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat

Selasa, 8 September 2026 - 17:47 WIB

Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC

Selasa, 8 September 2026 - 16:46 WIB

Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu

Berita Terbaru