Saat yang Lain Nyinyir, Helmi Hasan Sibuk Bikin Jalan Mulus Ekonomi Bergerak

- Jurnalis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Bengkulu Mian (Foto: dok pribadi)

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Bengkulu Mian (Foto: dok pribadi)

Oleh : Riswan
Opini Ekonomi

KETIKA sebagian orang sibuk nyinyir di media sosial, debat kusir di kolom komentar dan menyebar hoaks tanpa riset, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan justru sibuk di lapangan, bukan sibuk klarifikasi, tapi sibuk bikin jalan mulus dan memastikan ekonomi Bengkulu bergerak cepat seperti aspal baru di siang hari.

Jalan Mulus Bukan Gaya, Tapi Data

Menurut data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Bengkulu, panjang jalan provinsi Bengkulu mencapai 781,99 km pada tahun 2023. Dari jumlah itu, sebagian besar kini mulai masuk kategori *“Bagus”* alias tidak lagi bikin shockbreaker mobil menjerit.

Portal resmi Dinas PUPR Provinsi Bengkulu juga mencatat adanya peningkatan jalan dalam kondisi baik pada 2024, menunjukkan perhatian serius pada konektivitas antarwilayah. Bahkan, dari total sekitar 1.560 km jalan provinsi, 670,8 km yang dulu rusak kini masuk daftar prioritas perbaikan, bukti nyata kerja, bukan wacana.

Helmi Hasan memang lebih memilih turun ke jalan ketimbang turun ke kolom komentar. Hasilnya? Jalan yang dulu bikin pengendara pusing tiap lubang kini sudah banyak yang mulus, dan mobil logistik bisa melaju tanpa khawatir.

Baca Juga :  10 Miliar untuk Lebong Justru Lari ke Kaur? Kadis PUPR Lebong Diminta Dievaluasi dan Kabid Bina Marga Harus Diganti

Kalau jalan sudah lancar, ekonomi pun ikut melaju. Faktanya, BPS Bengkulu mencatat pertumbuhan ekonomi provinsi ini:

Tahun 2024 tumbuh 4,62 % (c-to-c).
Triwulan I 2025 tumbuh 4,84 % (y-on-y).
Triwulan II 2025 tumbuh 4,99 % (y-on-y)

Angka ini menunjukkan roda ekonomi Bengkulu benar-benar bergerak naik, seiring pembangunan infrastruktur yang makin terkoneksi antar kabupaten dan kota. Pedagang, petani, sopir, hingga pelaku UMKM, semua kebagian manfaat.

Bandingkan Sebelum dan Sekarang

Sebelum era Helmi Hasan, Bengkulu pernah dipimpin oleh beberapa gubernur lain seperti Ridwan Mukti (2016–2018) dan Rohidin Mersyah (2018–2024).
Berdasarkan catatan BPS, rata-rata pertumbuhan ekonomi Bengkulu dalam periode mereka berkisar 4,0–4,5 % per tahun. Artinya, di era Helmi Hasan yang baru berjalan, laju pertumbuhan sudah menyentuh hampir 5 %, dan itu dicapai di tengah kondisi ekonomi nasional yang masih beradaptasi.

Dengan kata lain, Helmi Hasan bukan sekadar meneruskan pembangunan, tapi mempercepatnya, cepat tapi tetap aman.

Baca Juga :  Purbaya Yudhi Sadewa dan Dialektika Baru Politik Ekonomi Indonesia

Kalau jalan rusak, ekonomi bisa ambruk. Makanya, Helmi Hasan memastikan konektivitas antar sektor tidak lagi tersendat. Logistik lancar, petani mudah menjual hasil panen, wisatawan lebih gampang mencapai destinasi, dan investor tak lagi ragu datang ke Bengkulu.

Bahkan, BPS mencatat bahwa peningkatan konektivitas ini mulai terasa dari naiknya volume perdagangan antarwilayah serta pertumbuhan sektor jasa transportasi dan konstruksi.

Jadi, ketika sebagian orang sibuk menghitung kesalahan dan mencari celah, Helmi Hasan justru menghitung panjang jalan yang sudah diperbaiki. Ketika ada yang sibuk menyebar kabar miring, beliau sibuk memastikan aspal tetap panas di jalan raya, bukan di ruang komentar.

Karena, faktanya jelas ekonomi Bengkulu makin bagus.
Dan yang nyinyir serta Hoax… ya, tetap di situ-situ aja.

Berita Terkait

Bagian Tercecer Setelah Temu Alumni Universitas Bengkulu
Ultimatum Untuk Bupati B.u Nyaris Usai Dari Bem Si Bengkulu, Diamnya Kekuasaan Guncang Kepercayaan Nasional
Manifesto Daulat Pikiran: Dekonstruksi Distorsi Nalar Akademik Di Gerbang Kekuasaan
Forum Demokrasi Bengkulu : Ancaman Bungkam Kritik Pada Febrian, Kampus Dan Kekuasaan Dinilai Gagal Pahami Demokrasi
Arogansi Birokrasi dan Matinya Ruang Kritis Mahasiswa di Bengkulu Utara
PN Jakarta Barat Nyatakan Tidak Berwenang, Gugatan PAW Golkar Berakhir
Pilkada Dipilih Melalui DPRD Tidak Inskonstitusional
Medio Pimpin PSI Bengkulu “Aktivisme Bertemu Tanggung Jawab Politik”
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:27 WIB

Bagian Tercecer Setelah Temu Alumni Universitas Bengkulu

Jumat, 3 April 2026 - 11:40 WIB

Ultimatum Untuk Bupati B.u Nyaris Usai Dari Bem Si Bengkulu, Diamnya Kekuasaan Guncang Kepercayaan Nasional

Kamis, 2 April 2026 - 10:03 WIB

Manifesto Daulat Pikiran: Dekonstruksi Distorsi Nalar Akademik Di Gerbang Kekuasaan

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:28 WIB

Forum Demokrasi Bengkulu : Ancaman Bungkam Kritik Pada Febrian, Kampus Dan Kekuasaan Dinilai Gagal Pahami Demokrasi

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:44 WIB

Arogansi Birokrasi dan Matinya Ruang Kritis Mahasiswa di Bengkulu Utara

Berita Terbaru

Literasi & Opini

Bagian Tercecer Setelah Temu Alumni Universitas Bengkulu

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:27 WIB