NARASIDEMOKRASI – Program BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan perlindungan kepada pekerja, tetapi juga membantu masa depan keluarga peserta. Hingga April 2026, sebanyak 333 anak di Provinsi Bengkulu tercatat menerima manfaat beasiswa pendidikan dari BPJS Ketenagakerjaan. Total bantuan pendidikan yang telah disalurkan mencapai sekitar Rp748 juta.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu, Ferama Putri, mengatakan beasiswa tersebut diberikan kepada anak peserta BPJS yang meninggal dunia sebagai bentuk perlindungan keberlanjutan pendidikan.
“Total penyaluran beasiswa pendidikan sampai April ini mencapai sekitar Rp748 juta untuk 333 anak,” kata Ferama, Rabu (6/5/2026).
Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu manfaat penting dalam sistem jaminan sosial ketenagakerjaan karena menyentuh langsung kebutuhan keluarga peserta.
Ferama menjelaskan, banyak keluarga pekerja yang mengalami kesulitan ekonomi setelah kehilangan tulang punggung keluarga. Karena itu, kehadiran program beasiswa dinilai sangat membantu agar anak tetap bisa melanjutkan pendidikan.
“Program ini bukan hanya soal santunan, tetapi memastikan anak-anak peserta tetap memiliki masa depan pendidikan yang baik,” ujarnya.
Selain beasiswa pendidikan, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu juga telah membayarkan berbagai manfaat klaim lain dengan total mencapai Rp72 miliar hingga April 2026.
Sebanyak 7.600 pekerja di Bengkulu tercatat telah menerima manfaat dari program JHT, JKK, JKM, JP hingga JKP.
Ferama menilai, tingginya angka pemanfaatan program menunjukkan masyarakat mulai memahami pentingnya perlindungan sosial ketenagakerjaan.
BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu sendiri terus mendorong peningkatan jumlah peserta, terutama dari sektor informal dan pekerja rentan yang masih banyak belum terlindungi.
“Semakin banyak peserta, maka semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan perlindungan ketika menghadapi risiko sosial dan ekonomi,” tutupnya.








