NARASIDEMOKRASI – Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat kembali mendapat apresiasi setelah Polres Nabire bersama Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 menggelar patroli dan razia malam di sejumlah titik strategis Kota Nabire, Kamis (28/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat sekaligus memastikan situasi keamanan tetap kondusif pada malam hari.
Patroli yang dimulai pukul 21.00 WIT menyasar kawasan yang dianggap rawan tindak kriminalitas. Personel gabungan melakukan pemeriksaan kendaraan serta pengawasan terhadap aktivitas masyarakat di sejumlah lokasi.
Dari hasil pemeriksaan, petugas berhasil menemukan satu bilah senjata tajam yang kemudian diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga mengatakan patroli malam merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga keamanan masyarakat.
“Kami terus mengedepankan langkah preventif melalui patroli dan razia terpadu untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas,” ujarnya.
Menurutnya, rasa aman menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat. Karena itu, aparat keamanan harus hadir secara langsung di lapangan untuk memberikan perlindungan dan pelayanan.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani menambahkan bahwa patroli rutin juga bertujuan menciptakan efek pencegahan bagi pelaku kejahatan.
Dengan meningkatnya pengawasan di lapangan, peluang terjadinya aksi kriminal dapat ditekan sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang.
Selama patroli berlangsung, kondisi Kota Nabire tetap aman dan terkendali. Warga yang ditemui petugas juga menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai mampu memberikan rasa nyaman dan aman.
Patroli dan razia berakhir pada pukul 22.00 WIT setelah seluruh personel kembali ke Mapolres Nabire untuk melaksanakan pengecekan akhir.
Melalui kegiatan ini, Operasi Damai Cartenz 2026 menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua Tengah melalui langkah-langkah preventif yang berkelanjutan.









