Ultimatum Berakhir, BEM SI Bengkulu Tegaskan Bupati Bengkulu Utara Belum Beri Klarifikasi Dugaan Intimidasi Mahasiswa

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Batas waktu ultimatum yang dilayangkan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Daerah Bengkulu akhirnya berakhir. Namun hingga penghujung tenggat tersebut, mahasiswa menegaskan belum ada klarifikasi resmi dari Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara terkait dugaan intimidasi terhadap mahasiswa Universitas Ratu Samban.

Ultimatum sebelumnya diberikan selama 7×24 jam, terhitung sejak 29 Maret 2026. Dalam tuntutannya, aliansi mahasiswa meminta penjelasan terbuka dari pemerintah daerah atas dugaan tekanan terhadap mahasiswa yang menyampaikan kritik.

Namun, hingga batas waktu habis, mahasiswa menyebut tidak ada satu pun pernyataan resmi yang disampaikan kepada publik maupun kepada pihak kampus.

Febrian Sugiarto, yang merupakan mantan Presiden Mahasiswa UNRAS 2025, menegaskan bahwa sikap diam pemerintah justru memperbesar tanda tanya di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Kisah Warga Kepahiang, Tak Sengaja Menemukan Tiga Tengkorak dalam Guci

“Kami menilai klarifikasi resmi adalah bentuk tanggung jawab moral pemerintah kepada masyarakat. Sampai hari ini, itu belum kami terima,” kata Febrian.

Menurutnya, isu ini bukan sekadar persoalan individu, tetapi menyangkut prinsip dasar demokrasi, terutama kebebasan berpendapat yang seharusnya dilindungi.

Di tengah situasi tersebut, sempat beredar kabar bahwa persoalan ini telah selesai. Namun, pihak mahasiswa membantah klaim tersebut. Mereka menilai belum ada kejelasan substansi karena belum ada pernyataan resmi dari pihak yang berwenang.

“Ini bukan hanya soal satu orang. Ini soal prinsip demokrasi. Jika kritik dibalas dengan tekanan, maka itu menjadi preseden buruk bagi kehidupan demokrasi di daerah,” tegasnya.

Aliansi BEM SI Daerah Bengkulu juga menegaskan bahwa gerakan yang dilakukan bukan untuk kepentingan kelompok semata. Mereka menyebut langkah ini sebagai bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dalam menjaga ruang demokrasi.

Baca Juga :  Pemkab Lebong Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 dengan Penuh Khidmat

Mahasiswa bahkan mengajak masyarakat untuk ikut mengawal persoalan tersebut agar tidak berhenti tanpa kejelasan.

“Ini adalah perjuangan bersama. Kami mengajak masyarakat ikut mengawal agar nilai-nilai demokrasi tetap terjaga,” lanjut Febrian.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa langkah lanjutan akan tetap dilakukan apabila pemerintah daerah tetap tidak memberikan respons resmi. Namun, ia menegaskan bahwa seluruh aksi akan tetap berada dalam koridor hukum dan konstitusi.

“Langkah berikutnya akan kami sesuaikan dengan situasi. Yang jelas, gerakan ini tetap dalam jalur konstitusional dan sebagai gerakan moral mahasiswa,” ujarnya.

Berita Terkait

Petani Sawit Bengkulu Dapat Bantuan Rp60 Juta per Hektare, Ini Syarat dan Mekanismenya
Pantai Panjang Dibersihkan dari Warem, Pemkot Jaga Wisata Keluarga
10 Jembatan Dibangun, Buka Akses Desa dan Dorong Ekonomi Bengkulu
Mahasiswa Bengkulu Kecewa, DPRD Kosong Saat Aksi Tuntut Revisi UU TNI
Direktur Baru Dilantik, Ponpes Pancasila Bengkulu Siap Berbenah dan Tambah Santri
DPRD Tegaskan: PPPK Tidak Bisa Diberhentikan Hanya Karena Belanja Pegawai Capai 44 Persen
DPRD Bengkulu Temukan Kejanggalan LKPJ 2025, Diduga Banyak Copy Paste
Kasus Dugaan Penganiayaan di Kampus Unived Bengkulu Naik Penyidikan, Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 21:32 WIB

Ultimatum Berakhir, BEM SI Bengkulu Tegaskan Bupati Bengkulu Utara Belum Beri Klarifikasi Dugaan Intimidasi Mahasiswa

Sabtu, 4 April 2026 - 19:13 WIB

Petani Sawit Bengkulu Dapat Bantuan Rp60 Juta per Hektare, Ini Syarat dan Mekanismenya

Sabtu, 4 April 2026 - 14:12 WIB

Pantai Panjang Dibersihkan dari Warem, Pemkot Jaga Wisata Keluarga

Jumat, 3 April 2026 - 18:21 WIB

10 Jembatan Dibangun, Buka Akses Desa dan Dorong Ekonomi Bengkulu

Kamis, 2 April 2026 - 18:44 WIB

Direktur Baru Dilantik, Ponpes Pancasila Bengkulu Siap Berbenah dan Tambah Santri

Berita Terbaru