Skema Mark Up Terkuak, Begini Modus Dugaan Korupsi AVR PLTA Musi

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Dugaan korupsi proyek penggantian sistem AVR PLTA Musi mulai terkuak satu per satu. Penyidik Kejaksaan Tinggi Bengkulu mengungkap skema yang diduga digunakan dalam penggelembungan harga.

Tersangka Nehemia Indrajaya disebut berperan mengarahkan referensi harga dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB). Harga yang dimasukkan dalam dokumen perencanaan menggunakan referensi dari PT Emerson dengan estimasi Rp 20,96 miliar.

Padahal, berdasarkan penelusuran penyidik, harga riil penjualan peralatan AVR tersebut hanya sekitar Rp 15,79 miliar.

Baca Juga :  Wagub Mian Buka Ruang Bagi Pemuda: Pemerintah Siap Dampingi Perayaan Natal 2025

Selisih harga inilah yang menjadi sorotan. Dari angka kontrak Rp 20,52 miliar, terdapat dugaan keuntungan tidak wajar sebesar Rp 2,69 miliar.

Pelaksana Harian Kasi Penkum Kejati Bengkulu, Denny Agustian, menjelaskan bahwa estimasi dalam RAB tersebut kemudian dijadikan dasar untuk menentukan Harga Perkiraan Engineering (HPE) dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS).

“Angka itu akhirnya menjadi kesepakatan nilai kontrak,” ujarnya.

Kasus ini melibatkan kerja sama antara pihak swasta dan PT PLN (Persero) UIK SBS. Penyidik menduga terjadi manipulasi harga yang dilakukan bersama-sama.

Baca Juga :  Mahasiswa Asal Enggano Jadi Korban Keributan di BlackRock Mercure

Nehemia sendiri saat ini sudah berada di Rutan Pakjo Palembang karena menjalani hukuman dalam perkara lain.

Sebelumnya, ia juga terseret kasus berbeda yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi terkait proyek di PLTU Bukit Asam.

Dengan penetapan tersangka kedua ini, Kejati Bengkulu memastikan penyidikan terus berlanjut. Fokus penyidik adalah mengungkap secara menyeluruh peran masing-masing pihak dalam proses pengadaan.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB
Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita
Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo
Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat
Cegah Persoalan Hukum, Pelindo Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Kejati
103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba
Polemik Hibah Eks Mes Pemda Bengkulu Memanas, Sekda Cukup Pemberitahuan, Pansus Minta Evaluasi
Siapkan Dokumen KDMP, Pemprov Bengkulu Minta Pendampingan Kejati
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:19 WIB

103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba

Berita Terbaru

Nasional

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:14 WIB