NARASIDEMOKRASI – Ribuan personel gabungan dari Polda Bengkulu, Polres jajaran, TNI, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga masyarakat seperti ojek dan buruh, turun langsung melakukan aksi bersih-bersih sampah di sejumlah objek wisata di Bengkulu, Selasa 31 Maret 2026.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Bengkulu, Mardiyono, yang memusatkan aksi di kawasan Pantai Panjang, Kota Bengkulu. Aksi ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya volume sampah pasca libur Lebaran yang dipadati wisatawan.
Tidak hanya di Pantai Panjang, kegiatan bersih-bersih juga digelar serentak di berbagai titik wisata lainnya seperti Benteng Marlborough, Pantai Jakat, serta Taman Remaja Bengkulu.
Dalam pelaksanaannya, para personel tidak hanya memunguti sampah secara manual, tetapi juga didukung alat berat dan kendaraan truk untuk mengangkut sampah dalam jumlah besar. Seluruh sampah yang terkumpul kemudian dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Air Sebakul.
Kapolda Bengkulu menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari gerakan besar yang melibatkan seluruh jajaran Polres di Provinsi Bengkulu, dengan total 38 titik lokasi yang menjadi sasaran pembersihan.
“Aksi ini bukan hanya untuk membersihkan sampah, tapi juga bagian dari upaya menjaga lingkungan dan menindaklanjuti program pemerintah,” ujar Mardiyono di sela kegiatan.
Ia menyebut, kegiatan ini juga selaras dengan program nasional dan daerah, yaitu Gempita (Gerakan Merapikan Kota), Gempar (Gerakan Membersihkan Pantai Ramai-ramai), serta Asri (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah).
Program Gempar sendiri telah diinisiasi sejak April 2025 dan terus dikembangkan sebagai gerakan bersama menjaga kebersihan kota, khususnya kawasan wisata.
Menurut Kapolda, momen pasca Lebaran memang menjadi perhatian khusus karena lonjakan wisatawan biasanya diikuti dengan meningkatnya volume sampah. Oleh karena itu, aksi cepat dan masif perlu dilakukan agar kondisi lingkungan tetap terjaga.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan, tidak hanya mengandalkan petugas. Menurutnya, kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.
Kegiatan ini juga menjadi simbol kuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga wajah wisata Bengkulu agar tetap bersih dan nyaman.
Dengan aksi ini, diharapkan kawasan wisata di Bengkulu dapat kembali bersih dan siap menyambut wisatawan dalam kondisi yang lebih baik.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









