NARASIDEMOKRASI – Desa Kinal Jaya, Kecamatan Napal Putih, Bengkulu Utara, mendadak ramai. Ratusan warga berkumpul dalam kegiatan reses yang digelar Anggota DPRD Provinsi Bengkulu daerah pemilihan Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah, Berlian Utama Harta.
Tak sekadar temu sapa, pertemuan itu berubah menjadi ruang dialog terbuka. Warga menyampaikan keluhan sekaligus harapan mereka terhadap pembangunan yang dinilai belum maksimal, terutama di sektor infrastruktur dasar.
Sorotan utama warga adalah kondisi jalan desa yang mulai rusak di sejumlah titik. Saat musim hujan, jalan berlubang dan licin kerap menyulitkan akses warga, terutama petani yang hendak mengangkut hasil kebun. Selain jalan, usulan pembangunan jembatan penghubung antarwilayah juga mencuat dalam diskusi.
“Kami butuh akses yang lebih baik. Kalau jalan bagus, ekonomi juga bergerak,” ujar salah satu tokoh masyarakat dalam forum tersebut.
Tak hanya itu, warga juga menyoroti persoalan drainase. Saat hujan deras, genangan air kerap terjadi karena saluran pembuangan air yang tidak optimal. Mereka berharap ada normalisasi dan perbaikan sistem drainase agar tidak lagi mengganggu aktivitas harian.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Berlian Utama Harta menegaskan bahwa seluruh aspirasi akan dicatat dan dibawa dalam pembahasan di tingkat provinsi. Ia menilai infrastruktur merupakan kebutuhan mendasar yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan drainase bukan hanya soal fisik. Ini menyangkut ekonomi, pendidikan, dan kesehatan warga. Tentu ini menjadi prioritas,” tegasnya.
Menurutnya, reses adalah momentum penting untuk mengetahui kondisi riil di lapangan. Ia ingin memastikan setiap program yang diperjuangkan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat, bukan sekadar berdasarkan laporan administratif.
Berlian juga menyampaikan komitmennya untuk mengawal aspirasi tersebut dalam mekanisme penganggaran daerah. Ia meminta masyarakat bersabar karena setiap usulan harus melalui tahapan perencanaan dan pembahasan di DPRD bersama pemerintah provinsi.
Kehadiran ratusan warga dalam kegiatan tersebut menunjukkan tingginya harapan masyarakat terhadap wakil rakyat. Dialog berlangsung hangat dan terbuka, mencerminkan komunikasi dua arah yang konstruktif.
Bagi warga Kinal Jaya, reses ini bukan hanya agenda rutin. Mereka melihatnya sebagai kesempatan menyampaikan suara langsung kepada perwakilan mereka di parlemen.
Di akhir kegiatan, Berlian kembali menegaskan bahwa dirinya akan terus memperjuangkan pemerataan pembangunan di wilayah Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah.
“Kita harap semua bisa singergi, masyarakat dan pemerintah dapat mempercepat realisasi program prioritas.” tutupnya
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









