Rejang Lebong Bidik Top 10 Nasional, Bappeda Ikuti Bimtek I-SIM 2025 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Bappeda Rejang Lebong, Afreda Rotua Purba, S.Hut., M.Ling (foto: dok Pemkab Rejang Lebong)

Plt. Kepala Bappeda Rejang Lebong, Afreda Rotua Purba, S.Hut., M.Ling (foto: dok Pemkab Rejang Lebong)

Rejang Lebong – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Integrated Sustainability Indonesia Movement (I-SIM) 2025 secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (13/10/25).

Kegiatan yang merupakan lanjutan dari kickoff meeting pada 1 Oktober 2025 ini dipimpin oleh Plt. Kepala Bappeda Rejang Lebong, Afreda Rotua Purba, S.Hut., M.Ling., di Ruang Rapat Bappeda.

Afreda menjelaskan, kegiatan Bimtek ini memberikan pemahaman mendalam bagi pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan mengenai pengukuran kinerja pembangunan berkelanjutan, pengelolaan data, serta kolaborasi untuk mencapai target SDGs. Peserta juga dilatih mengenai tata cara pengisian indikator pembangunan berbasis sistem PostGIS melalui situs resmi pelaporan pembangunan daerah.

Tujuh Manfaat Program I-SIM

Menurut Afreda, Program I-SIM menawarkan tujuh manfaat utama bagi pemerintah daerah, yaitu:

  1. Menjadi wadah pengungkapan data dan aksi untuk mengukur capaian SDGs.
  2. Memberikan acuan dan rekomendasi dalam penyusunan Rencana Strategis Daerah (RAD).
  3. Mengembangkan kapabilitas terhadap standar nasional dan global daerah berkelanjutan.
  4. Menjadi sarana berbagi pengalaman antar kota dan kabupaten.
  5. Memberikan rekognisi dan apresiasi bagi daerah berkelanjutan.
  6. Meningkatkan daya tarik ESG dan CSR/TJSL serta membuka peluang kolaborasi multipihak.
  7. Membantu peningkatan perekonomian daerah serta memperluas peluang investasi berkelanjutan.
Baca Juga :  Pemkot Bengkulu dan MGI Salurkan Donasi Kacamata Gratis, Warga Diminta Segera Daftar Sebelum 30 Oktober

Afreda menambahkan, hasil kegiatan Bimtek ini akan dirangkum oleh pihak I-SIM menjadi ringkasan capaian Rejang Lebong terhadap SDGs yang akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan berkelanjutan di daerah.

Targetkan Masuk 10 Besar Nasional

Dalam penilaian resmi, terdapat tiga kategori penghargaan yaitu piagam penghargaan untuk 15 kabupaten/kota terbaik, Piala I-SIM untuk 10 kabupaten/kota teratas, dan Piala Bappenas untuk 3 kabupaten/kota terbaik yang akan diundang ke Jakarta.

Baca Juga :  Dedy Wahyudi Putar Otak di Tengah Krisis Fiskal, Pembangunan Bengkulu Tetap Jalan Meski Anggaran Seret

“Tetap optimis untuk mencapai top 10. Jajaran Bappeda dengan dukungan seluruh OPD di lingkungan Pemkab Rejang Lebong akan berupaya maksimal,” tegas Afreda.

Fokus pada Inovasi Pangan dan Gizi

Tahun ini, tema unggulan I-SIM mengusung inovasi pangan dan gizi, yang menekankan keberlanjutan sektor pangan sebagai prioritas utama dalam perencanaan pembangunan daerah. Pemerintah daerah diberi waktu dua minggu untuk menyempurnakan data sebelum penilaian resmi dimulai.

“Metodologi yang digunakan mengacu pada harmonisasi standar nasional dan internasional, termasuk Indikator Metadata II Bappenas, Global Reporting Initiative (GRI), Carbon Disclosure Project (CDP), dan Sustainable Development Solution Network (SDSN),” papar Afreda.

Melalui Program I-SIM 2025, Pemkab Rejang Lebong menegaskan komitmennya dalam memperkuat perencanaan pembangunan yang akurat, berorientasi keberlanjutan, serta selaras dengan kebijakan nasional dan target global SDGs.

Berita Terkait

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum
Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal
HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat
Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC
Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu
Gagal Terbang akibat Abu Vulkanik, 120 Jemaah Umrah BST Travel Menanti Kepastian
Resmi Dilantik, Nayu Aldila Putri Bawa Tanggung Jawab Baru di Biro Hukum Pemprov Bengkulu
GERKATIN Bengkulu Ubah Mars Kota Bengkulu ke Bahasa Isyarat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:40 WIB

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum

Rabu, 9 September 2026 - 16:38 WIB

Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal

Selasa, 8 September 2026 - 18:18 WIB

HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat

Selasa, 8 September 2026 - 17:47 WIB

Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC

Selasa, 8 September 2026 - 16:46 WIB

Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu

Berita Terbaru