Polisi Periksa Saksi, Kasus Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Masih Berjalan

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Penanganan kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang mahasiswa yang diduga terjadi di lingkungan Universitas Dehasen Bengkulu masih terus berproses. Penyidik Polresta Bengkulu kini fokus memeriksa para saksi.

Kasat Reskrim Polresta Bengkulu, Kompol Sujud Alif Yulamlam S.Ik, menyebut agenda pemeriksaan saksi menjadi langkah awal untuk mengungkap duduk perkara.

“Hari ini diagendakan periksa saksi-saksi,” ujarnya.

Kasus ini mencuat setelah LBH KAHMI Majelis Wilayah Provinsi Bengkulu melaporkan dugaan penganiayaan yang disebut melibatkan oknum Wakil Rektor III. Kuasa hukum korban, Rendi Sapoetra SH, meminta agar aparat bertindak profesional.

“Kami meminta dan mendesak pihak kepolisian untuk menegakkan hukum seadil-adilnya. Kemudian mengedepankan prinsip keseimbangan dalam proses peradilan. Maka dari itu kami menuntut untuk benar-benar menegakkan keadilan,” katanya.

Baca Juga :  Psikotes Seleksi KPID Bengkulu Dimulai, 42 Peserta Bersaing Tunjukkan Kesiapan Mental

Menurutnya, perkara ini tidak boleh dipandang sebelah mata. Apalagi, lokasi kejadian berada di lingkungan perguruan tinggi yang semestinya menjadi ruang aman bagi mahasiswa untuk belajar, berdiskusi, dan berorganisasi. Jika benar terjadi tindak kekerasan, kata dia, maka itu mencederai nilai-nilai akademik.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dugaan kekerasan itu terjadi di tengah dinamika Pemilihan Presiden Mahasiswa (Pilpresma). Situasi yang awalnya diwarnai perbedaan pendapat diduga berujung tindakan fisik. Bahkan disebut-sebut, dua tongkat milik petugas keamanan digunakan dalam peristiwa tersebut.

Rendi menekankan, pihaknya tidak ingin berspekulasi. Namun ia berharap penyidik mengusut secara terang-benderang dengan memeriksa semua pihak yang mengetahui kejadian. “Proses hukum harus transparan tanpa intervensi dari siapa pun,” ujarnya.

Baca Juga :  3 Hari Pakai Air Kotor, Warga Lebong Akhirnya Lega: “Sekarang Sudah Ada Air Bersih”

Menurut informasi yang berkembang, dugaan kekerasan itu berkaitan dengan dinamika Pemilihan Presiden Mahasiswa. Bahkan disebut-sebut menggunakan dua tongkat milik petugas keamanan.

Meski demikian, polisi belum menyimpulkan apa pun. Proses penyelidikan masih berjalan dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena terjadi di lingkungan pendidikan tinggi. Banyak pihak berharap persoalan dapat diselesaikan secara hukum agar tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan.

LBH KAHMI menegaskan, langkah hukum ini demi memastikan keadilan ditegakkan tanpa memandang jabatan atau posisi. Hingga saat ini, aparat masih mengumpulkan keterangan dan bukti tambahan.

Berita Terkait

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum
Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal
HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat
Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC
Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu
Gagal Terbang akibat Abu Vulkanik, 120 Jemaah Umrah BST Travel Menanti Kepastian
Resmi Dilantik, Nayu Aldila Putri Bawa Tanggung Jawab Baru di Biro Hukum Pemprov Bengkulu
GERKATIN Bengkulu Ubah Mars Kota Bengkulu ke Bahasa Isyarat
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:40 WIB

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum

Rabu, 9 September 2026 - 16:38 WIB

Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal

Selasa, 8 September 2026 - 18:18 WIB

HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat

Selasa, 8 September 2026 - 17:47 WIB

Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC

Selasa, 8 September 2026 - 16:46 WIB

Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu

Berita Terbaru