NARASIDEMOKRASI – Festival Yo Botoi-Botoi di Kota Bengkulu tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga sarat pesan moral. Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, dalam sambutannya secara virtual menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah euforia festival.
Pesan tersebut disampaikan langsung dari Jakarta, namun terasa kuat bagi para pengunjung yang memadati lokasi acara. Helmi Hasan menilai, festival ini merupakan ruang bersama yang harus dijaga dengan sikap saling menghormati dan menjunjung nilai kebersamaan.
“Kepada seluruh yang hadir, tetap jaga persatuan dan kesatuan. Teruslah berbuat kebaikan,” ujar Helmi dengan penuh semangat.
Menurutnya, keberagaman latar belakang masyarakat Bengkulu justru menjadi kekuatan jika disatukan dalam semangat kebahagiaan. Festival Yo Botoi-Botoi dianggap sebagai simbol bagaimana perbedaan dapat dirangkai menjadi harmoni yang indah.
Helmi Hasan juga mengapresiasi konsep festival yang mengedepankan filosofi kebahagiaan. Ia menilai, kebahagiaan bukan hanya soal hiburan, tetapi juga tentang rasa aman, nyaman, dan diterima dalam sebuah ruang publik.
Dalam pandangannya, festival ini mampu menjadi contoh bagaimana event publik seharusnya dirancang, tidak hanya meriah tetapi juga memberi pesan positif bagi masyarakat. Ia berharap nilai-nilai persatuan yang digaungkan dapat terus hidup bahkan setelah festival usai.
Gubernur Bengkulu itu turut mengapresiasi peran Pemerintah Kota Bengkulu dan seluruh panitia yang telah menyiapkan acara dengan baik. Kerja kolaboratif lintas pihak dinilai menjadi kunci sukses penyelenggaraan Festival Yo Botoi-Botoi.
“Ini contoh baik bagaimana pemerintah dan masyarakat bisa bekerja bersama menciptakan ruang kebahagiaan,” katanya.
Ia berharap festival ini dapat menjadi agenda rutin yang terus berkembang, baik dari sisi konsep maupun dampaknya bagi masyarakat. Dengan konsistensi dan inovasi, Festival Yo Botoi-Botoi diyakini mampu menarik perhatian publik lebih luas.
Helmi Hasan juga berpesan agar seluruh pengunjung menikmati festival dengan penuh kegembiraan, tanpa melupakan etika dan kepedulian terhadap sesama.
“Datanglah dengan bahagia, dan pulanglah dengan kebahagiaan yang berlipat,” ujarnya.
Festival Yo Botoi-Botoi menjadi bukti bahwa acara budaya dapat menjadi sarana efektif untuk memperkuat nilai persatuan. Di tengah berbagai tantangan sosial, kehadiran festival ini diharapkan mampu menghadirkan energi positif bagi Kota Bengkulu.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









