Pemprov Bengkulu Perkuat Strategi 4K untuk Kendalikan Inflasi Daerah

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 20:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat strategi 4K TPID melalui pemantauan harga, operasi pasar, dan pengamanan pasokan pangan demi menjaga stabilitas inflasi daerah.

Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat strategi 4K TPID melalui pemantauan harga, operasi pasar, dan pengamanan pasokan pangan demi menjaga stabilitas inflasi daerah.

NARASIDEMOKRASI  Pemerintah Provinsi Bengkulu terus memperkuat strategi pengendalian inflasi melalui peran aktif Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Salah satu langkah penting dilakukan melalui kegiatan Capacity Building TPID yang digelar di Hotel Santika Bengkulu, Senin 26 Januari 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menegaskan bahwa pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui kerja bersama lintas sektor.

“Inflasi bisa dikendalikan jika semua pihak bergerak bersama, mulai dari pemerintah daerah, Bank Indonesia, hingga kabupaten dan kota,” kata Herwan.

Ia menjelaskan bahwa hingga akhir 2025, inflasi Bengkulu tercatat sebesar 2,77 persen secara tahunan. Angka ini masih berada dalam kisaran target nasional, yaitu 1,5 hingga 3,5 persen.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari implementasi kerangka 4K yang dijalankan TPID, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.

Baca Juga :  JPU Tolak Saksi Keluarga Terdakwa, Majelis Hakim Izinkan Memberi Keterangan Tanpa Sumpah

Dalam praktiknya, TPID Bengkulu melakukan berbagai langkah konkret. Di antaranya adalah pemantauan harga dan stok kebutuhan pokok secara rutin, rapat teknis TPID, serta koordinasi lintas instansi untuk menjaga pasokan pangan tetap aman.

Selain itu, TPID juga menggelar operasi pasar murah di sejumlah daerah, melakukan inspeksi mendadak ke pasar tradisional, serta mendorong gerakan menanam sebagai upaya menjaga ketersediaan pangan lokal.

“Upaya ini bertujuan agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang terjangkau,” ujar Herwan.

Langkah lainnya adalah dukungan pembiayaan dan transportasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pemerintah daerah membantu kelancaran distribusi pangan, terutama ke wilayah yang sulit dijangkau.

Disi lainKepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menilai bahwa pendekatan 4K telah terbukti efektif dalam menjaga stabilitas harga.

“Pengendalian inflasi tidak hanya soal angka, tetapi juga soal bagaimana masyarakat bisa merasakan harga yang stabil di pasar,” kata Wahyu.

Baca Juga :  Dinkes Rejang Lebong Usulkan 20 Ambulans Desa dan Puskesmas di APBD 2026

Ia berharap melalui capacity building ini, TPID kabupaten dan kota dapat menyusun program unggulan yang lebih terarah dan sesuai dengan kondisi daerah masing-masing.

Menurut Wahyu, tantangan ke depan tidak semakin ringan. Inflasi pangan masih menjadi ancaman utama, terutama pada komoditas cabai dan daging ayam ras yang sangat dipengaruhi oleh cuaca dan permintaan pasar.

“Oleh karena itu, inovasi daerah sangat dibutuhkan agar pasokan tetap terjaga,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi TPID melalui program nasional seperti Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

Dengan strategi yang lebih terencana dan kolaborasi yang solid, pemerintah optimistis stabilitas harga di Bengkulu dapat terus dipertahankan sekaligus mendorong pemulihan ekonomi daerah.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB
Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita
Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo
Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat
Cegah Persoalan Hukum, Pelindo Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Kejati
103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba
Polemik Hibah Eks Mes Pemda Bengkulu Memanas, Sekda Cukup Pemberitahuan, Pansus Minta Evaluasi
Siapkan Dokumen KDMP, Pemprov Bengkulu Minta Pendampingan Kejati
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:19 WIB

103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba

Berita Terbaru

Nasional

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:14 WIB