Pemprov Bengkulu Dorong Budaya Sadar Bencana Lewat Apel Siaga

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Upaya membangun budaya sadar bencana kembali ditegaskan Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Apel Siaga Bencana yang digelar di halaman Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa (23/12). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi akibat Siklon Tropis 91S.

Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, yang memimpin apel tersebut menilai bahwa kesiapsiagaan tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Kesadaran masyarakat menjadi elemen penting dalam meminimalkan risiko dan dampak bencana.

“Bencana tidak bisa diprediksi secara pasti, tetapi risikonya dapat dikurangi jika kita siap dan masyarakat memiliki pemahaman yang baik,” ujar Mian.

Baca Juga :  Dari Presidential Threshold hingga Pendidikan Gratis, Putusan MK Ubah Arah Kebijakan Negara

Berdasarkan peringatan BMKG, wilayah Bengkulu berpotensi mengalami hujan lebat disertai angin kencang, serta gelombang laut tinggi hingga 2,5 meter. Kondisi ini berisiko menimbulkan banjir, tanah longsor, dan gangguan aktivitas kelautan.

Mian menegaskan, edukasi kebencanaan harus menjadi agenda berkelanjutan, tidak hanya saat muncul peringatan cuaca ekstrem. Ia mendorong pemerintah daerah hingga tingkat desa untuk aktif menyosialisasikan langkah-langkah mitigasi kepada warga.

“Budaya sadar bencana harus ditanamkan sejak dini. Dengan begitu, masyarakat tidak panik dan tahu apa yang harus dilakukan,” katanya.

Apel siaga ini juga menjadi ajang evaluasi kesiapan pemerintah daerah, mulai dari personel, peralatan, hingga sistem respons darurat. Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan seluruh perangkat penanggulangan bencana berada dalam kondisi siap pakai.

Baca Juga :  Desa Hijau Jadi Jawaban Ancaman Bencana dan Perubahan Iklim

Sebagai bentuk penguatan layanan darurat, Pemprov Bengkulu menyerahkan satu unit mobil ambulans. Armada tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan korban dan memperluas jangkauan layanan kesehatan, terutama di daerah rawan bencana.

Melalui apel siaga ini, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama. Sinergi antara pemerintah dan warga diharapkan mampu membangun Bengkulu yang lebih tangguh dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi di masa mendatang.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sultan B. Najamudin Ingatkan Pemerintah Jaga Stabilitas BBM dan LPG Jelang Mudik Lebaran
Perikanan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Muna Barat
Tarif Ekspor RI ke AS Turun Jadi 19 Persen, Sultan: Momentum Emas Perkuat Koperasi Desa
KAMSRI: Tol Bengkulu Mendesak, Jangan Biarkan Kesenjangan Infrastruktur Berlarut
Sultan Perjuangkan 500 Bedah Rumah untuk Bengkulu, BSPS 2026 Jadi Harapan Baru Warga
Kejati Kaltim Tahan Dua Mantan Kadistamben Kukar, Negara Rugi Rp 500 Miliar
Gerakan Indonesia ASRI Jadi Fokus Bengkulu Usai Rakornas Nasional
Destita Khairilisani Persembahkan Penghargaan Nasional untuk Rakyat Bengkulu
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:01 WIB

Sultan B. Najamudin Ingatkan Pemerintah Jaga Stabilitas BBM dan LPG Jelang Mudik Lebaran

Senin, 2 Maret 2026 - 02:25 WIB

Perikanan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Muna Barat

Senin, 23 Februari 2026 - 09:47 WIB

Tarif Ekspor RI ke AS Turun Jadi 19 Persen, Sultan: Momentum Emas Perkuat Koperasi Desa

Minggu, 22 Februari 2026 - 20:25 WIB

KAMSRI: Tol Bengkulu Mendesak, Jangan Biarkan Kesenjangan Infrastruktur Berlarut

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:00 WIB

Sultan Perjuangkan 500 Bedah Rumah untuk Bengkulu, BSPS 2026 Jadi Harapan Baru Warga

Berita Terbaru

Bengkulu

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM

Jumat, 6 Mar 2026 - 16:44 WIB