KAMSRI: Tol Bengkulu Mendesak, Jangan Biarkan Kesenjangan Infrastruktur Berlarut

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 20:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Dewan Pimpinan Pusat Kesatuan Angkatan Muda Sriwijaya (KAMSRI) mendesak Pemerintah Pusat untuk segera melakukan percepatan pembangunan Jalan Tol Bengkulu sebagai bagian dari komitmen pemerataan pembangunan nasional.

Ketua DPP KAMSRI Bidang Politik dan Keamanan, Maulana Taslam, menegaskan bahwa Provinsi Bengkulu selama ini menghadapi persoalan serius dalam hal konektivitas dan tingginya biaya logistik. Ketika sejumlah wilayah lain di Sumatera telah terintegrasi dalam jaringan Tol Trans Sumatera, Bengkulu justru masih tertinggal dalam pembangunan infrastruktur strategis.

“Tol Bengkulu adalah kebutuhan mendesak, bukan sekadar proyek tambahan. Ini menyangkut akses ekonomi masyarakat, daya saing daerah, dan keadilan pembangunan. Jangan biarkan kesenjangan infrastruktur ini terus berlarut,” tegas Maulana.

Baca Juga :  Buku “Gamifikasi Kekerasan” Kupas Cara Baru Terorisme Menyusup Lewat Dunia Digital

Menurutnya, keterlambatan pembangunan infrastruktur akan berdampak langsung pada lambannya arus investasi, tingginya biaya distribusi barang dan jasa, serta terbatasnya peluang pertumbuhan ekonomi lokal. Dalam perspektif politik dan keamanan, kesenjangan pembangunan yang dibiarkan terlalu lama berpotensi memicu ketimpangan sosial dan menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap negara.

Sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional yang dikerjakan oleh BUMN seperti PT Hutama Karya, proyek tol menuju Bengkulu harus mendapatkan kepastian pendanaan, percepatan pembebasan lahan, serta pengawasan yang ketat agar tidak kembali tertunda akibat persoalan administratif dan birokrasi.

Baca Juga :  Sekdaprov Bangga, Atlet Renang Usia Dini Bengkulu Tunjukkan Potensi Besar

KAMSRI juga mengingatkan agar percepatan pembangunan tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta perlindungan terhadap hak-hak masyarakat terdampak dan aspek lingkungan.

Di akhir pernyataannya, Maulana Taslam menegaskan bahwa percepatan Tol Bengkulu akan menjadi tolok ukur keseriusan pemerintah dalam menjalankan agenda pemerataan pembangunan di luar Pulau Jawa.

“Jangan sampai komitmen pemerataan hanya menjadi narasi politik tanpa realisasi konkret. Bengkulu berhak mendapatkan perhatian yang setara dalam peta pembangunan nasional. Pemerintah harus segera menetapkan langkah terukur dan batas waktu yang jelas agar proyek ini tidak kembali menjadi janji yang tertunda,” pungkasnya.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu
Pelindo Bengkulu Turun Tangan, TB Bunga Raflesia Dikerahkan Bantu Evakuasi KM Prima Sentosa
MK Tak Temukan Bukti Ijazah Luar Negeri Gibran, Namun Permohonan Diskualifikasi Tak Diterima
Jaga Tradisi Intelektual, KAHMI Seluma Didorong Jadi Gudang Gagasan untuk Kemajuan Daerah
Ditantang Live Bahas Anggaran, DPRD Bengkulu: Kami Paling Siap, Tinggal Eksekutif Mau atau Tidak
Sultan Baktiar dan Panglima Kopassus Bahas Jembatan hingga Sumur Bor untuk Bengkulu
Utak-Atik APBD Perubahan 2026 Bengkulu, Kejar Program yang Belum Terpenuhi
Sultan Dorong Penguatan SDM Maritim, KMO University Buka Peluang Kuliah Gratis bagi Anak Muda Indonesia
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:14 WIB

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pelindo Bengkulu Turun Tangan, TB Bunga Raflesia Dikerahkan Bantu Evakuasi KM Prima Sentosa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:27 WIB

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Luar Negeri Gibran, Namun Permohonan Diskualifikasi Tak Diterima

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Jaga Tradisi Intelektual, KAHMI Seluma Didorong Jadi Gudang Gagasan untuk Kemajuan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Ditantang Live Bahas Anggaran, DPRD Bengkulu: Kami Paling Siap, Tinggal Eksekutif Mau atau Tidak

Berita Terbaru

Nasional

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:14 WIB