Pemkot Bengkulu dan PT Angkasa Pura Bagikan Kaki Palsu untuk Difabel, Wujud Nyata Kepedulian Sosial

- Jurnalis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Sosial Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, mengunjungi rumah Roliati (70), warga Jalan Tanggul RT 12 RW 4, Kelurahan Rawa Makmur, pada Jumat siang (20/6/2025) (Foto: Awang Konaevinarasidemokrasi.com/)

Kadis Sosial Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, mengunjungi rumah Roliati (70), warga Jalan Tanggul RT 12 RW 4, Kelurahan Rawa Makmur, pada Jumat siang (20/6/2025) (Foto: Awang Konaevinarasidemokrasi.com/)

Bengkulu – Kepedulian terhadap penyandang disabilitas kembali ditunjukkan Pemerintah Kota Bengkulu. Melalui Dinas Sosial, Pemkot Bengkulu bekerjasama dengan InJourney Airport PT Angkasa Pura cabang Bandara Fatmawati Soekarno akan menyalurkan bantuan kaki palsu bagi warga difabel, Senin (14/10/2

25).

Sebanyak 13 calon penerima bantuan telah terdata dan dijadwalkan mengikuti pengukuran kaki di Aula Berendo Kantor Dinas Sosial Kota Bengkulu pada pukul 09.00 WIB. Proses pengukuran tersebut akan dihadiri langsung oleh Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama pihak PT Angkasa Pura.

Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, mengatakan pihaknya bersyukur karena program sosial ini mendapat perhatian penuh dari Wali Kota.

Baca Juga :  Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum

“Kita gembira dan bersyukur pak wali kota memberikan perhatian yang serius kepada warganya, sehingga pada saat pengukuran kaki palsu nanti beliau akan hadir langsung di Berendo Dinas Sosial,” ujar Sahat, Sabtu (11/10/25).

Bantuan kaki palsu ini, lanjut Sahat, merupakan hasil kolaborasi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari InJourney Airport PT Angkasa Pura bersama Pemkot Bengkulu.
“Kita sudah berkomunikasi dengan pihak PT Angkasa Pura bahwa mereka punya program CSR untuk penyaluran bantuan berupa kaki palsu. Ada 13 kaki palsu untuk warga Kota Bengkulu,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkot Bengkulu Kukuhkan Agen Statistik, Dorong Kelurahan Cinta Data Akurat

Menariknya, warga difabel lainnya yang belum terdaftar juga diperbolehkan hadir untuk mengikuti pengukuran kaki di lokasi kegiatan.
“Yang belum masuk pendaftaran silakan datang saja, nanti akan kita lakukan pengukuran juga. Kita akan usulkan kembali ke PT Angkasa Pura untuk penambahan bantuan kaki palsu,” tambah Sahat.

Melalui sinergi antara pemerintah dan sektor swasta ini, Pemkot Bengkulu berharap bantuan kaki palsu tersebut dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan serta mobilitas warga difabel di Kota Bengkulu.

Berita Terkait

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum
Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal
HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat
Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC
Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu
Gagal Terbang akibat Abu Vulkanik, 120 Jemaah Umrah BST Travel Menanti Kepastian
Resmi Dilantik, Nayu Aldila Putri Bawa Tanggung Jawab Baru di Biro Hukum Pemprov Bengkulu
GERKATIN Bengkulu Ubah Mars Kota Bengkulu ke Bahasa Isyarat
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:40 WIB

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum

Rabu, 9 September 2026 - 16:38 WIB

Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal

Selasa, 8 September 2026 - 18:18 WIB

HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat

Selasa, 8 September 2026 - 17:47 WIB

Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC

Selasa, 8 September 2026 - 16:46 WIB

Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu

Berita Terbaru