Langit Bukit Kaba Menari, Paralayang Rejang Lebong Buka Era Baru Wisata Petualangan

- Jurnalis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong resmi melaunching venue paralayang di kawasan Puncak Danau Mas Harun Bastari, Senin (18/8/2025). (Foto: Arman Surinarasidemokrasi.com/)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong resmi melaunching venue paralayang di kawasan Puncak Danau Mas Harun Bastari, Senin (18/8/2025). (Foto: Arman Surinarasidemokrasi.com/)

Rejang Lebong – Spektakuler! Langit Bukit Kaba, gunung berapi aktif dengan Kawah Hidup yang memukau, kini resmi menjadi destinasi paralayang terbaru di Indonesia, Sabtu (11/10/25).

Tim Paralayang Rejang Lebong (Paralel) sukses melakukan uji terbang perdana di bawah bimbingan Gendon Subandono, sesepuh olahraga dirgantara nasional, yang menampilkan panorama dramatis dari udara dan memikat wisatawan yang hadir.

Pemandangan dari ketinggian benar-benar menakjubkan. Parasut warna-warni melayang anggun di atas asap kawah yang mengepul, kolam hijau toska yang tenang, serta lereng rimbun pepohonan yang menambah eksotisme Bukit Kaba.

“Terbang di atas Kawah Hidup Bukit Kaba benar-benar pengalaman luar biasa. Arah angin sangat ideal, dan pemandangan memukau,” ungkap Gendon Subandono usai melakukan uji terbang perdana.

Pendaratan dilakukan di Lapangan Desa Sumber Urip, sekitar empat kilometer dari Bukit Kaba, tepat di dekat Pos Pokdarwis Bukit Kaba yang kini disiapkan sebagai titik akhir kegiatan wisata udara tersebut.

Bupati Rejang Lebong, HM Fikri Thobari SE MAP, menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan tim Paralel.

Baca Juga :  Resmi Diluncurkan Diskon Pajak Kendaraan 50 Persen Selama 5 Bulan

“Saya bangga tim paralayang berhasil uji terbang di Bukit Kaba. Ini bukan sekadar olahraga ekstrem, tapi momentum mempromosikan Rejang Lebong sebagai destinasi wisata petualangan kelas dunia,” ujar Bupati Fikri.

Open Tandem Paralayang di Danau Mas Harun Bastari

Selain di Bukit Kaba, kegiatan Open Tandem Paralayang yang digelar sejak 4 Oktober hingga 4 November 2025 di kawasan Danau Mas Harun Bastari (DMHB) juga menjadi magnet bagi wisatawan lokal dan luar daerah. Di lokasi ini, langit dihiasi parasut warna-warni yang menciptakan panorama memesona.

Namun, khusus Bukit Kaba, kegiatan terbang masih sebatas uji coba dan belum dibuka untuk umum. Ketua Harian KPI Rejang Lebong (Paralel), Ruly Sumanda SH MH, menjelaskan, “Keberhasilan uji terbang ini membuktikan Rejang Lebong punya potensi luar biasa untuk sport tourism. Melihat alam dan aktivitas vulkanik dari udara adalah pengalaman langka yang sulit ditemui di tempat lain.”

Bupati Fikri menegaskan, pencapaian ini akan menjadi awal untuk menjadikan paralayang sebagai agenda wisata tahunan.

Baca Juga :  Kepulangan Empat Warga Bengkulu dari Kamboja Dipastikan Tanpa Transit, KBRI Ketat Awasi Proses

“Kami ingin Rejang Lebong dikenal sebagai kota wisata petualangan yang menantang sekaligus memukau secara visual,” tegasnya.

Eksplorasi Spot Baru Paralayang

Rully menambahkan, kegiatan Paralel dibagi menjadi dua tahap yakni survei dan uji terbang di Bukit Kaba dan Bukit Basah guna mengidentifikasi titik terbang baru.

“Untuk Bukit Kaba sudah berhasil, sementara Bukit Basah sedang kami persiapkan,” jelasnya.

Bagi wisatawan umum, kegiatan Open Tandem Paralayang tetap berpusat di puncak Diklat kawasan Danau Mas Harun Bastari (DMHB) dengan tarif Rp650 ribu per orang. Pilot tandem profesional bersertifikat akan menetap selama sebulan guna menyesuaikan jadwal terbang dengan kondisi angin dan cuaca.

“Semua pilot bersertifikat dan berpengalaman,” tambah Rully.

Keberhasilan ini menjadi tonggak baru bagi Kabupaten Rejang Lebong dalam memperkuat citra sebagai destinasi wisata petualangan berkelas, dengan langit Bukit Kaba yang kini menari indah di mata dunia.

Berita Terkait

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar
Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk
KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah
Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh
Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani
Ratusan Karateka Berlaga di Gojukai Adhyaksa Championship, Bidik Lahirkan Atlet Nasional
Pegawai Jadi Korban Investasi Bodong Rp765 Juta, Pengawasan PT PTP Nonpetikemas Dipertanyakan
CV Mandiri Sejahtera Tegaskan Tempuh Jalur Hukum Terkait Kerugian Perusahaan 
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:39 WIB

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:42 WIB

Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:40 WIB

KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:32 WIB

Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh

Senin, 15 Juni 2026 - 17:41 WIB

Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani

Berita Terbaru