Jembatan Perintis Garuda Hampir Selesai, Harapan Baru Dongkrak Ekonomi Warga Pagar Ruyung

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Masyarakat Desa Pagar Ruyung, Kecamatan Batik Nau, Kabupaten Bengkulu Utara, segera menikmati akses transportasi yang lebih baik. Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang menjadi penghubung penting bagi warga kini telah memasuki tahap akhir dengan progres pekerjaan hampir mencapai 100 persen.

Jembatan yang mulai dibangun melalui peletakan batu pertama pada April 2026 tersebut diharapkan menjadi solusi bagi berbagai kendala transportasi yang selama ini dihadapi masyarakat. Selain memperlancar mobilitas warga, keberadaan jembatan juga diyakini akan membawa dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi desa dan wilayah sekitarnya.

Saat ini, pekerjaan konstruksi utama telah selesai dilaksanakan. Tim pelaksana proyek hanya tinggal menyelesaikan beberapa pekerjaan pendukung dan tahap penyempurnaan guna memastikan jembatan dapat beroperasi dengan aman dan nyaman.

Bagi masyarakat Pagar Ruyung, jembatan ini bukan sekadar infrastruktur fisik. Kehadirannya menjadi simbol harapan baru untuk mempercepat aktivitas ekonomi yang selama ini terkendala akses transportasi.

Baca Juga :  Bupati Seluma Dukung Penguatan Ketahanan Pangan, Desa Kungkai Baru Raih Juara 2 Nasional Lomba Desa Pangan Aman BPOM 2025

Petani dan pekebun yang menjadi mayoritas mata pencaharian warga diperkirakan akan merasakan manfaat paling besar. Distribusi hasil pertanian menuju pasar maupun pusat perdagangan akan menjadi lebih cepat, efisien, dan hemat biaya.

Selama ini, akses yang terbatas sering kali menjadi hambatan bagi masyarakat dalam mengangkut hasil panen. Dengan hadirnya Jembatan Perintis Garuda, waktu tempuh dapat dipangkas sehingga aktivitas ekonomi menjadi lebih produktif.

Selain sektor pertanian, pelaku usaha kecil dan pedagang lokal juga diperkirakan memperoleh keuntungan. Arus barang dan jasa yang semakin lancar akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di wilayah Batik Nau.

Program pembangunan jembatan ini merupakan hasil sinergi antara TNI Angkatan Darat, pemerintah daerah, serta dukungan penuh masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut menjadi kunci keberhasilan percepatan pembangunan hingga hampir rampung.

Baca Juga :  Kejari Tanjabbar Selamatkan Rp17,9 Miliar! Uang Korupsi Sawit Mulai Kembali ke Kas Negara

Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga selama proses pembangunan juga mendapat apresiasi. Kehadiran masyarakat dalam mendukung pekerjaan di lapangan menjadi bukti bahwa pembangunan yang melibatkan partisipasi warga akan menghasilkan manfaat yang lebih besar.

Program Jembatan Perintis Garuda sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah membuka akses daerah-daerah yang masih membutuhkan sarana penghubung yang memadai. Melalui program ini, pembangunan tidak hanya berfokus pada kota-kota besar, tetapi juga menjangkau wilayah pedesaan.

Masyarakat berharap jembatan tersebut dapat segera diresmikan dan dimanfaatkan. Mereka optimistis kehadiran infrastruktur baru ini akan membawa perubahan positif bagi kehidupan sehari-hari.

Dengan progres pembangunan yang hampir selesai, Jembatan Perintis Garuda Desa Pagar Ruyung diproyeksikan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi baru sekaligus memperkuat konektivitas masyarakat di Kecamatan Batik Nau dan Kabupaten Bengkulu Utara secara umum.

Berita Terkait

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar
Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk
KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah
Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh
Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani
Ratusan Karateka Berlaga di Gojukai Adhyaksa Championship, Bidik Lahirkan Atlet Nasional
Pegawai Jadi Korban Investasi Bodong Rp765 Juta, Pengawasan PT PTP Nonpetikemas Dipertanyakan
CV Mandiri Sejahtera Tegaskan Tempuh Jalur Hukum Terkait Kerugian Perusahaan 
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:39 WIB

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:42 WIB

Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:40 WIB

KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:32 WIB

Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh

Senin, 15 Juni 2026 - 17:41 WIB

Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani

Berita Terbaru