Jejak Uang PHL Diburu, Polda Memberi Sinyal Tersangka Baru Kasus PDAM

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penggeledahan kantor PDAM oleh penyidik Polda Bengkulu bebrapa waktu lalu.

penggeledahan kantor PDAM oleh penyidik Polda Bengkulu bebrapa waktu lalu.

NARASIDEMOKRASI – Kasus dugaan korupsi penerimaan Pegawai Harian Lepas (PHL) di Perumda Tirta Hidayah memasuki babak baru. Setelah tiga orang direksi dan pejabat internal diproses hukum, kini penyidik memburu jejak aliran uang yang diduga mencapai miliaran rupiah.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bengkulu menegaskan penyidikan terus dikembangkan. Fokus terbaru adalah menelusuri siapa saja yang menikmati uang dari praktik penerimaan ratusan PHL sejak 2023 hingga Mei 2025.

Dirreskrimsus Polda Bengkulu, Kombespol. Aris Tri Yunarko melalui Kasubdit Tipidkor, Kompol. Muhammad Syahir Fuad Rangkuti, mengatakan pemeriksaan saksi masih berlangsung intensif.

“Kami mendalami aliran dana. Tidak berhenti pada tiga tersangka. Siapa pun yang terlibat akan dimintai pertanggungjawaban,” katanya.

Baca Juga :  Danau Taker, Permata Rejang Lebong yang Disulap Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Angka yang beredar cukup mengejutkan. Dugaan gratifikasi mencapai Rp 9,5 miliar, sementara potensi kerugian negara diperkirakan Rp 5,5 miliar.

Penyidik meyakini jumlah tersebut tidak mungkin hanya dinikmati segelintir orang. Karena itu, pemanggilan saksi diperluas, termasuk pegawai tetap dan pihak luar yang diduga mengetahui mekanisme penerimaan PHL.

“Pasti ada pihak lain. Kita akan ungkap berdasarkan alat bukti,” tegas Syahir.

Dalam proses persidangan sebelumnya, terungkap adanya peran broker dalam penerimaan PHL. Praktik ini diduga menjadi pintu masuk aliran dana. Kini, penyidik ingin memastikan ke mana saja uang tersebut mengalir.

Di tengah penyidikan, sejumlah pegawai mengaku diperiksa terkait proses administrasi hingga mekanisme pembayaran. Semua detail dikumpulkan untuk memperkuat konstruksi hukum.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Rustam Effendi Hadiri Upacara HUT TNI ke-80 di Lubuk Linggau

Kasus ini menyita perhatian publik karena menyangkut perusahaan daerah penyedia air bersih. Masyarakat berharap proses hukum berjalan transparan dan tidak tebang pilih.

Sejumlah pengamat menilai pengusutan aliran dana menjadi kunci utama. Jika jejak uang berhasil ditelusuri, maka aktor-aktor lain yang terlibat bisa terungkap.

Hingga kini, Polda Bengkulu memastikan penyidikan dilakukan sesuai prosedur. Penambahan tersangka disebut hanya menunggu kecukupan alat bukti.

“Semua akan kita buka di persidangan nanti,” ujar Syahir.

Publik kini menanti, apakah PDAM Jilid 2 benar-benar akan menyeret nama baru. Yang jelas, aparat sudah memberi sinyal tegas bahwa kasus ini belum selesai.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar
Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk
KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah
Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh
Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani
Ratusan Karateka Berlaga di Gojukai Adhyaksa Championship, Bidik Lahirkan Atlet Nasional
Pegawai Jadi Korban Investasi Bodong Rp765 Juta, Pengawasan PT PTP Nonpetikemas Dipertanyakan
CV Mandiri Sejahtera Tegaskan Tempuh Jalur Hukum Terkait Kerugian Perusahaan 
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:39 WIB

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:42 WIB

Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:40 WIB

KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:32 WIB

Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh

Senin, 15 Juni 2026 - 17:41 WIB

Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani

Berita Terbaru