Dari Masjid ke Ruang Kerja: Pesan Subuh Helmi Hasan untuk Pelayan Publik

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam suasana subuh di Masjid Nurul Islam Bengkulu, Gubernur Helmi Hasan menegaskan pentingnya iman dan keikhlasan sebagai fondasi pelayanan publik dan kepemimpinan aparatur negara.

Dalam suasana subuh di Masjid Nurul Islam Bengkulu, Gubernur Helmi Hasan menegaskan pentingnya iman dan keikhlasan sebagai fondasi pelayanan publik dan kepemimpinan aparatur negara.

NARASIDEMOKRASI – Masjid Nurul Islam, Anggut Bawah, Sabtu subuh 3 Januari 2026, menjadi saksi sebuah pesan penting tentang kepemimpinan dan pelayanan publik. Di masjid itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan hadir bukan sebagai pejabat, melainkan sebagai sesama jamaah yang ingin berbagi makna.

Kehadiran Helmi di tengah peserta Retreat Merah Putih (RMP) Angkatan Keempat memberi warna tersendiri pada pelaksanaan kegiatan tersebut. Subuh yang biasanya sunyi berubah menjadi ruang dialog batin, tempat nilai iman dan tanggung jawab dipertemukan.

Dalam penyampaiannya, Helmi menegaskan bahwa jabatan dan kewenangan tidak akan bermakna tanpa iman. Menurutnya, pelayanan publik yang baik harus lahir dari hati yang bersih dan niat yang lurus.

“Kalau kita bekerja hanya karena jabatan, kita mudah lelah. Tapi kalau bekerja karena iman, kita akan ikhlas,” ucapnya.

Helmi mengingatkan bahwa hijrah adalah kunci perubahan. Bagi aparatur negara, hijrah berarti berani meninggalkan kebiasaan buruk, pola kerja asal-asalan, dan sikap mementingkan diri sendiri. Hijrah juga berarti berani memperbaiki diri demi kepentingan masyarakat luas.

Baca Juga :  Dramatis! 8 Ruangan Digeledah, Penyidik Tipidkor Sisir BKAD dan RSKJ Soeprapto

Ia menilai Retreat Merah Putih sebagai langkah strategis untuk membangun aparatur yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual. Menurut Helmi, pembangunan daerah tidak cukup hanya dengan anggaran dan program, tetapi juga membutuhkan manusia yang berintegritas.

“Kita ingin ASN Bengkulu ini menjadi pelayan masyarakat yang jujur, rendah hati, dan bertanggung jawab,” katanya.

Pesan tersebut disambut antusias oleh para peserta retreat. Mereka mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari pembinaan karakter yang selama ini jarang disentuh secara mendalam dalam rutinitas birokrasi.

Ketua Kelompok 5, drg. Edriwan Mansyur, menyampaikan bahwa Retreat Merah Putih memberi ruang bagi peserta untuk berhenti sejenak dari kesibukan kantor dan merenungi makna pengabdian.

Baca Juga :  Desa Lubuk Sirih Ilir Tanam Jagung di Lahan Satu Hektar Dukung Program Ketahanan Pangan

“Di sini kami belajar bahwa kerja bukan hanya soal target, tapi juga soal niat dan keberkahan,” ungkapnya.

Edriwan menambahkan, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan lintas perangkat daerah. Peserta dari Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup saling berbagi pengalaman dan pandangan, membangun empati, serta memperkuat kerja sama.

Ia mengaku banyak peserta yang tersentuh secara emosional selama mengikuti retreat. Beberapa bahkan menyadari bahwa selama ini mereka terlalu fokus pada urusan pribadi dan lupa pada tanggung jawab sosial yang lebih luas.

Subuh di Masjid Nurul Islam itu menjadi simbol bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil. Dari masjid, dari doa, dan dari niat yang diperbaiki. Pesan Helmi Hasan sederhana, namun kuat: pelayanan publik yang baik harus berangkat dari iman yang hidup.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar
Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk
KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah
Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh
Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani
Ratusan Karateka Berlaga di Gojukai Adhyaksa Championship, Bidik Lahirkan Atlet Nasional
Pegawai Jadi Korban Investasi Bodong Rp765 Juta, Pengawasan PT PTP Nonpetikemas Dipertanyakan
CV Mandiri Sejahtera Tegaskan Tempuh Jalur Hukum Terkait Kerugian Perusahaan 
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:39 WIB

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:42 WIB

Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:40 WIB

KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:32 WIB

Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh

Senin, 15 Juni 2026 - 17:41 WIB

Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani

Berita Terbaru