NARASIDEMOKRASI – Kabupaten Lebong akan memiliki pusat riset dan pengembangan teknologi pertanian modern setelah Pemerintah Kabupaten Lebong menghibahkan lahan seluas 6,19 hektare kepada Badan Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bengkulu.
Lahan yang berada di Desa Sukau Datang I, Kecamatan Tubei, tersebut akan dijadikan Kebun Percobaan BRMP Bengkulu. Fasilitas ini diproyeksikan menjadi pusat penelitian, pengembangan teknologi, serta tempat percontohan berbagai inovasi pertanian yang dapat diterapkan langsung oleh petani.
Penyerahan hibah dilakukan oleh Bupati Lebong Azhari kepada Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Bengkulu, Shannora Yuliasari, dalam rangkaian Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2026.
Pembangunan kebun percobaan ini dinilai menjadi langkah penting dalam menghadirkan teknologi pertanian yang lebih dekat dengan petani. Selama ini, banyak hasil penelitian yang belum sepenuhnya diterapkan di lapangan karena keterbatasan sarana percontohan dan pendampingan.
Melalui kebun percobaan tersebut, petani dapat melihat secara langsung bagaimana teknologi modern diterapkan pada berbagai komoditas pertanian. Mulai dari penggunaan benih unggul, teknik budidaya modern, sistem irigasi yang lebih efisien, hingga pemanfaatan alat dan mesin pertanian.
Bupati Azhari menegaskan bahwa keberadaan pusat riset tersebut harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya para petani yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
“Kita berharap kerja sama ini menghasilkan inovasi yang benar-benar membantu petani meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Bengkulu, Shannora Yuliasari, mengatakan bahwa kebun percobaan akan menjadi wadah pengembangan berbagai teknologi yang sesuai dengan kondisi pertanian di Bengkulu.
Menurutnya, pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada penelitian, tetapi juga memastikan hasil riset dapat diterapkan secara praktis oleh petani.
“Kami ingin teknologi yang dikembangkan benar-benar menjawab kebutuhan petani. Karena itu, kebun percobaan ini akan menjadi jembatan antara penelitian dan praktik di lapangan,” jelasnya.
Ke depan, kebun percobaan tersebut juga akan menjadi tempat pelatihan bagi kelompok tani, penyuluh pertanian, serta generasi muda yang tertarik pada sektor pertanian modern.
Dengan adanya pusat riset ini, Kabupaten Lebong memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu sentra inovasi pertanian di Bengkulu. Berbagai hasil penelitian yang lahir dari kebun percobaan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan, kualitas hasil panen, serta efisiensi usaha tani.
Tidak hanya itu, keberadaan kebun percobaan juga dapat membuka peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan sektor swasta dalam mengembangkan teknologi pertanian yang berkelanjutan.
Melalui langkah ini, BRMP Bengkulu dan Pemkab Lebong menunjukkan keseriusan dalam membangun pertanian berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi demi mendukung ketahanan pangan daerah.









