Jembatan Gantung Perintis Desa Kualalangi Diyakini Dongkrak Ekonomi dan Mobilitas Warga

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULU UTARA – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kualalangi, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, diyakini akan membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat desa.

Selama ini, warga masih menghadapi berbagai kendala akses terutama menuju perkebunan dan jalur penghubung antarwilayah. Saat musim hujan tiba, kondisi medan menjadi semakin sulit dilalui sehingga menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.

Karena itu, pembangunan jembatan gantung yang saat ini tengah dikerjakan mendapat sambutan hangat dari warga Desa Kualalangi. Mereka berharap jembatan tersebut segera selesai agar bisa digunakan untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Pembangunan jembatan tersebut mendapat pendampingan langsung dari Koramil 423-01/Ketahun dipimpin Danramil Kapten Inf Yudi Triawan pada Rabu (13/5/2026).

Dalam kegiatan itu, Danramil didampingi tiga personel Koramil yakni Serma Jumenak, Sertu Surwanto, dan Sertu Leo. Mereka bersama masyarakat ikut mengawasi dan membantu pembangunan di lapangan.

Kapten Inf Yudi Triawan mengatakan pembangunan jembatan perintis merupakan bagian penting dalam meningkatkan konektivitas masyarakat desa.

Menurutnya, akses yang baik akan mempermudah masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi maupun sosial.

“Pembangunan ini untuk kepentingan masyarakat. Harapannya nanti mobilitas warga menjadi lebih mudah dan ekonomi masyarakat ikut meningkat,” ujarnya.

Baca Juga :  Dinkes Rejang Lebong Usulkan 20 Ambulans Desa dan Puskesmas di APBD 2026

Pekerjaan pembangunan dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat dan kelompok tukang lokal. Nama-nama pekerja yang terlibat di antaranya Yusuf, Alfin, Diki, Irawan, Zulfikar, Sapardi, dan Giyo bersama enam warga lainnya.

Pada kegiatan pembangunan hari itu, pekerjaan difokuskan pada pengecoran pondasi angkur serta pengangkutan material batu gunung dan pasir menuju titik pembangunan jembatan.

Material yang sudah tersedia di lokasi cukup banyak, seperti tujuh mobil batu gunung, tiga mobil batu split, lima mobil pasir, papan cor, kaso, besi ulir, tali seling, mesin molen, drum air, dan mesin alcon.

Warga mengaku optimistis pembangunan jembatan tersebut akan membawa dampak positif bagi desa mereka. Sebab, selama ini akses transportasi menjadi salah satu kendala utama dalam mengembangkan hasil pertanian dan perkebunan.

Dengan adanya jembatan gantung, warga nantinya tidak lagi kesulitan membawa hasil kebun menuju pusat penjualan. Selain itu, akses pendidikan dan kesehatan juga diyakini akan lebih mudah dijangkau.

Salah seorang warga mengatakan jembatan itu sudah lama dinantikan masyarakat. Selama ini warga harus melewati jalur yang cukup sulit dan berisiko terutama saat debit air sungai meningkat.

Baca Juga :  Helmi Hasan Ajak Warga Bengkulu Shalat Jumat dan Ikuti Pengajian Akbar di Masjid Raya Baitul Izzah

“Kalau jembatan ini selesai, tentu sangat membantu masyarakat. Anak sekolah lebih mudah lewat, hasil kebun juga lebih cepat dibawa keluar,” ujarnya.

Pembangunan infrastruktur seperti jembatan gantung memang memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan desa. Selain membuka akses wilayah, pembangunan tersebut juga mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Koramil 423-01/Ketahun sendiri menegaskan akan terus mendukung pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa.

Kehadiran TNI di tengah pembangunan juga menjadi bentuk nyata kedekatan aparat dengan masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, TNI juga aktif membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat Desa Kualalangi terlihat kuat selama proses pembangunan berlangsung. Kebersamaan itu menjadi modal penting agar pembangunan dapat selesai tepat waktu.

Masyarakat kini berharap Jembatan Gantung Perintis tersebut dapat segera rampung dan menjadi akses baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga Desa Kualalangi dan sekitarnya.

Berita Terkait

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar
Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk
KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah
Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh
Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani
Ratusan Karateka Berlaga di Gojukai Adhyaksa Championship, Bidik Lahirkan Atlet Nasional
Pegawai Jadi Korban Investasi Bodong Rp765 Juta, Pengawasan PT PTP Nonpetikemas Dipertanyakan
CV Mandiri Sejahtera Tegaskan Tempuh Jalur Hukum Terkait Kerugian Perusahaan 
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:39 WIB

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:42 WIB

Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:40 WIB

KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:32 WIB

Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh

Senin, 15 Juni 2026 - 17:41 WIB

Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani

Berita Terbaru