NARASIDEMOKRASI – Pengamanan terhadap terduga anggota KKB berinisial EK (18) membuka peluang baru bagi aparat keamanan untuk mengungkap jaringan kelompok bersenjata yang beroperasi di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.
Saat diamankan oleh personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, petugas turut menyita sejumlah barang bukti yang kini menjadi fokus penyidikan.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan barang bukti yang diamankan meliputi sejumlah dokumen, uang tunai, dan dua unit telepon genggam.
Menurut Yusuf, seluruh barang bukti tersebut sedang menjalani proses pemeriksaan dan analisis forensik untuk mengetahui kemungkinan keterkaitannya dengan aktivitas kelompok bersenjata di wilayah Intan Jaya.
“Analisis terhadap perangkat komunikasi dan dokumen yang ditemukan menjadi bagian penting untuk mengungkap jaringan kelompok tersebut serta kemungkinan keterlibatan pihak lain,” ujarnya.
Penyidik saat ini masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap EK. Polisi belum menyimpulkan secara final hasil pemeriksaan karena seluruh informasi masih dalam proses verifikasi.
Namun dari hasil pendalaman awal, EK diduga memiliki keterkaitan dengan sejumlah aksi gangguan keamanan yang pernah terjadi di Intan Jaya.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa setiap langkah penegakan hukum dilakukan secara profesional dan terukur.
Menurutnya, pengungkapan jaringan kelompok bersenjata memerlukan proses penyelidikan yang mendalam agar seluruh fakta dapat terungkap secara utuh.
“Setiap informasi yang diperoleh dari hasil pemeriksaan akan didalami secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” katanya.









