TNI-Polri dan Masyarakat Bersatu, Latihan Bencana di Bengkulu Perkuat Sinergi Penyelamatan

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LATIHAN: Latihan bencana di Bengkulu melibatkan TNI, Polri, dan masyarakat. Sinergi ini diharapkan memperkuat kesiapsiagaan dan mempercepat penanganan saat bencana terjadi. (SABTU-18-04-2026)--FOTO: HANDI//MBG.

LATIHAN: Latihan bencana di Bengkulu melibatkan TNI, Polri, dan masyarakat. Sinergi ini diharapkan memperkuat kesiapsiagaan dan mempercepat penanganan saat bencana terjadi. (SABTU-18-04-2026)--FOTO: HANDI//MBG.

NARASIDEMOKRASI – Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman bencana di Bengkulu. Hal ini terlihat dalam latihan kesiapsiagaan bencana yang digelar Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I bersama berbagai instansi terkait.

Tidak hanya melibatkan aparat, kegiatan ini juga mengikutsertakan masyarakat sebagai bagian penting dalam sistem penanggulangan bencana.

DANKODIKLAT TNI, M. Naudi Nurdika, menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi fokus utama dalam latihan ini.

“Melalui latihan ini kita ingin menyatukan persepsi antara aparat dan masyarakat. Jadi ketika terjadi bencana, semua bisa bergerak cepat dan tidak panik,” katanya.

Baca Juga :  Era Baru Pelayanan Kendaraan Bengkulu: Gedung BPKB Diresmikan, One Stop Service Mulai Digodok

Ia menekankan bahwa masyarakat adalah garda terdepan saat bencana terjadi, terutama dalam fase awal sebelum bantuan datang.

Karena itu, pemahaman dasar tentang evakuasi dan penyelamatan diri menjadi hal yang sangat penting.

“Masyarakat harus punya kesadaran. Minimal bisa menyelamatkan diri dan membantu orang di sekitarnya,” ujarnya.

Naudi juga menegaskan bahwa latihan ini tidak berkaitan dengan kondisi geopolitik global yang sedang memanas. Fokus utama tetap pada tugas kemanusiaan di dalam negeri.

Baca Juga :  Hampir Rampung, Jembatan Gantung Garuda Jadi Harapan Baru Warga Dwi Tunggal

“Kita tetap mengikuti kebijakan pemerintah. Presiden sebagai panglima tertinggi memiliki konsep dan arah kebijakan yang harus kita jalankan,” jelasnya.

Melalui latihan terpadu ini, diharapkan terbentuk koordinasi yang kuat antara aparat dan masyarakat. Dengan begitu, penanganan bencana bisa dilakukan lebih cepat, tepat, dan efektif.

Sinergi ini menjadi fondasi penting untuk mengurangi dampak bencana, terutama di wilayah seperti Bengkulu yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum
Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal
HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat
Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC
Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu
Gagal Terbang akibat Abu Vulkanik, 120 Jemaah Umrah BST Travel Menanti Kepastian
Resmi Dilantik, Nayu Aldila Putri Bawa Tanggung Jawab Baru di Biro Hukum Pemprov Bengkulu
GERKATIN Bengkulu Ubah Mars Kota Bengkulu ke Bahasa Isyarat
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:40 WIB

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum

Rabu, 9 September 2026 - 16:38 WIB

Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal

Selasa, 8 September 2026 - 18:18 WIB

HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat

Selasa, 8 September 2026 - 17:47 WIB

Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC

Selasa, 8 September 2026 - 16:46 WIB

Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu

Berita Terbaru