NARASIDEMOKRASI – Banjir yang melanda wilayah Desa Nangai Amen dan Lebong Donok, Kabupaten Lebong, tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga berdampak serius terhadap akses transportasi. Demi menjaga keselamatan masyarakat, pihak kepolisian bersama instansi terkait resmi menutup sementara jalur utama dari arah Kampung Jawa menuju Muara Aman melalui Desa Nangai Amen.
Penutupan ini bukan tanpa alasan. Kondisi jalan yang terendam air dan berpotensi rusak dinilai sangat membahayakan pengendara. Risiko kecelakaan meningkat, terutama bagi kendaraan roda dua dan kendaraan kecil yang rentan terseret arus atau terjebak di jalan berlubang yang tidak terlihat.
Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani melalui Kasatlantas Iptu Hendra menjelaskan bahwa keputusan ini diambil sebagai langkah cepat dalam situasi darurat. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.
“Jalan yang terdampak banjir tidak aman untuk dilalui. Oleh karena itu, kami lakukan penutupan sementara untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.
Sebagai solusi, petugas telah menyiapkan jalur alternatif bagi pengguna jalan. Pengendara dari arah Kampung Jawa menuju Muara Aman diarahkan melalui Simpang SMA Negeri 1, kemudian melanjutkan perjalanan lurus ke Simpang PTM, dan selanjutnya berbelok ke kiri menuju Muara Aman.
Namun, perubahan jalur ini juga membawa konsekuensi tersendiri. Jalur yang biasanya satu arah kini diberlakukan menjadi dua arah sementara. Kondisi ini tentu memerlukan kewaspadaan ekstra dari para pengendara.
Petugas di lapangan terus bersiaga untuk mengatur lalu lintas dan memberikan informasi kepada masyarakat. Mereka juga memastikan arus kendaraan tetap berjalan lancar meskipun terjadi perubahan sistem lalu lintas.
“Kami minta masyarakat berhati-hati. Jalur alternatif ini digunakan dua arah, jadi harus lebih waspada,” ujar Iptu Hendra.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak memaksakan diri melintasi area yang terdampak banjir. Selain berbahaya, tindakan tersebut juga dapat menghambat proses penanganan yang dilakukan petugas.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









