Kawasan Perkebunan dan Pegunungan Hambat Sinyal, 41 Desa Bengkulu Masih Minim Internet

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 41 desa di Bengkulu masih mengalami blankspot dan low signal akibat kondisi perkebunan dan pegunungan. Pemerintah fokus atasi wilayah tanpa jaringan di 2026.

Sebanyak 41 desa di Bengkulu masih mengalami blankspot dan low signal akibat kondisi perkebunan dan pegunungan. Pemerintah fokus atasi wilayah tanpa jaringan di 2026.

NARASIDEMOKRASI – Kondisi geografis Bengkulu menjadi tantangan besar dalam pemerataan akses internet. Hingga kini, 41 desa masih berstatus blankspot dan low signal.

Dari laporan Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu, empat desa belum memiliki jaringan sama sekali. Sisanya mengalami sinyal lemah.

Mayoritas desa terdampak berada di kawasan perkebunan dan pegunungan. Wilayah yang tertutup vegetasi lebat dan kontur tanah berbukit membuat pancaran sinyal sulit menjangkau pemukiman warga.

Kabupaten Mukomuko menjadi daerah dengan jumlah desa low signal terbanyak. Tercatat 16 desa di wilayah ini masih mengalami keterbatasan jaringan.

Baca Juga :  Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa, menyebut pihaknya terus berkoordinasi dengan penyedia layanan telekomunikasi.

“Hambatan utama adalah kondisi alam. Banyak desa berada di balik perbukitan atau di tengah perkebunan luas,” jelasnya.

Menurut dia, pembangunan menara BTS di wilayah terpencil membutuhkan biaya besar. Selain itu, akses jalan menuju lokasi seringkali sulit dilalui kendaraan berat.

Meski demikian, pemerintah daerah tidak tinggal diam. Wilayah blankspot menjadi fokus utama tahun 2026.

Daftar desa terdampak tersebar di Seluma, Bengkulu Selatan, Bengkulu Tengah, Kepahiang, Lebong, Bengkulu Utara, Mukomuko, hingga Kaur.

Baca Juga :  Jembatan Gantung Perintis Desa Kualalangi Diyakini Dongkrak Ekonomi dan Mobilitas Warga

Bagi masyarakat, internet sangat penting. Pelajar membutuhkan jaringan untuk mengakses materi belajar. Pelaku usaha kecil memanfaatkannya untuk pemasaran digital. Bahkan layanan administrasi pemerintahan kini banyak berbasis online.

“Kami ingin seluruh masyarakat Bengkulu merasakan akses digital yang sama, tanpa terkecuali,” kata Nelly.

Pemerataan jaringan dinilai menjadi langkah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Tanpa internet, desa akan tertinggal dalam arus transformasi digital.

Harapannya, dalam beberapa tahun ke depan, tak ada lagi wilayah yang masuk kategori blankspot di Bengkulu.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar
Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk
KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah
Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh
Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani
Ratusan Karateka Berlaga di Gojukai Adhyaksa Championship, Bidik Lahirkan Atlet Nasional
Pegawai Jadi Korban Investasi Bodong Rp765 Juta, Pengawasan PT PTP Nonpetikemas Dipertanyakan
CV Mandiri Sejahtera Tegaskan Tempuh Jalur Hukum Terkait Kerugian Perusahaan 
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:39 WIB

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:42 WIB

Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:40 WIB

KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:32 WIB

Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh

Senin, 15 Juni 2026 - 17:41 WIB

Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani

Berita Terbaru