Pasar Panorama Tertinggi, Harga Cabai Rawit Tembus Rp83 Ribu per Kilogram

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadan 1447 Hijriah paling terasa di Pasar Panorama, Kota Bengkulu. Dalam sepekan terakhir, harga cabai rawit merah menembus Rp83.300 per kilogram, menjadikannya yang tertinggi di Provinsi Bengkulu.

Data tersebut diperoleh dari hasil pengawasan Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Provinsi Bengkulu 2026. Selain cabai rawit merah, harga cabai merah keriting juga naik menjadi Rp62.500 per kilogram. Bawang putih dijual Rp50.000 per kilogram, sedangkan bawang merah Rp46.700 per kilogram.

Kasubdit Indagsi AKBP Herman Sopian menyebut kenaikan ini dipicu meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadan. Namun ia memastikan stok bahan pokok masih mencukupi.

Baca Juga :  Pasar Barukoto Direvitalisasi, Pedagang Terharu Dedy Wahyudi Wujudkan Janji Perbaikan

“Kenaikan ini sifatnya musiman. Permintaan meningkat menjelang Ramadan. Tapi stok masih aman dan distribusi lancar,” jelasnya.

Berbeda dengan Kota Bengkulu, harga di Kabupaten Seluma relatif lebih rendah. Cabai merah keriting dijual Rp45.000–Rp50.000 per kilogram. Cabai rawit merah Rp75.000 per kilogram. Bawang merah Rp40.000 per kilogram dan bawang putih Rp35.000 per kilogram.

Untuk komoditas daging ayam, harga di Seluma berkisar Rp41.000–Rp44.000 per kilogram. Kenaikan juga terjadi, namun masih dalam batas terkendali.

Satgas menegaskan tidak ditemukan indikasi kelangkaan barang maupun penimbunan. Pengawasan dilakukan bersama Tim Satgas Pangan Bareskrim Polri guna memastikan stabilitas pasar.

Baca Juga :  Viral Bantuan Beras Ditahan Hingga Berkutu dan Berulat di Kota Padang, Ini Klarifikasinya

“Kami ingin memastikan tidak ada praktik curang. Jika ada yang bermain harga secara tidak wajar, akan kami tindak,” tegas Herman.

Pemerintah Provinsi Bengkulu juga akan menggelar operasi pasar menjelang Ramadan sebagai langkah antisipasi. Program ini diharapkan membantu menekan harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Menjelang bulan puasa, masyarakat diimbau tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan panic buying. Dengan pengawasan ketat dan dukungan operasi pasar, pemerintah berharap lonjakan harga tidak berlanjut hingga Idul Fitri.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Turnamen PTM Fortuna Hadirkan Kategori U-100, Uji Skill dan Pengalaman
Aliansi Petani Sawit Bengkulu Kritik Kebijakan Ekspor Satu Pintu Prabowo
Wakapolres Lebong Tekankan Kebersihan Mako Cerminan Profesionalisme Polisi
Warga Resah, Polisi Bongkar Arena Sabung Ayam di Perkebunan Sawit Mukomuko
DPRD Soroti Dasar Hukum Ganti Rugi Pedagang Pantai Panjang
Mahasiswa Asal Enggano Jadi Korban Keributan di BlackRock Mercure
Gudang Amunisi dan Senjata Tajam Diduga Milik Kelompok Bersenjata Digerebek di Dekai
1.997 Peserta Ikuti Seleksi SPPI Bengkulu, Perebutkan Posisi Strategis Program Merah Putih
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:08 WIB

Turnamen PTM Fortuna Hadirkan Kategori U-100, Uji Skill dan Pengalaman

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:44 WIB

Aliansi Petani Sawit Bengkulu Kritik Kebijakan Ekspor Satu Pintu Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:33 WIB

Wakapolres Lebong Tekankan Kebersihan Mako Cerminan Profesionalisme Polisi

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Warga Resah, Polisi Bongkar Arena Sabung Ayam di Perkebunan Sawit Mukomuko

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:56 WIB

DPRD Soroti Dasar Hukum Ganti Rugi Pedagang Pantai Panjang

Berita Terbaru