Gerakan Indonesia ASRI Jadi Fokus Bengkulu Usai Rakornas Nasional

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan Indonesia ASRI yang diluncurkan Presiden menjadi fokus Pemprov Bengkulu usai Rakornas. Gubernur Helmi Hasan menegaskan komitmen menjaga lingkungan bersih dan sehat.

Gerakan Indonesia ASRI yang diluncurkan Presiden menjadi fokus Pemprov Bengkulu usai Rakornas. Gubernur Helmi Hasan menegaskan komitmen menjaga lingkungan bersih dan sehat.

NARASIDEMOKRASI – Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Bogor menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk memperkuat komitmen menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan. Dalam Rakornas tersebut, Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI yang menekankan pentingnya lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah.

Gerakan ini bukan sekadar program simbolis. Presiden meminta seluruh pemerintah daerah menjadikannya sebagai kebijakan nyata di lapangan. Mulai dari sekolah, perkantoran, hingga kawasan permukiman diminta kembali menghidupkan budaya kerja bakti dan menjaga kebersihan lingkungan.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyambut baik arahan tersebut. Ia menilai Gerakan Indonesia ASRI sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Bengkulu yang ingin menciptakan daerah yang nyaman, sehat, dan layak huni bagi masyarakat.

“Lingkungan bersih bukan hanya soal estetika, tapi juga soal kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Kami siap menjadikan Gerakan Indonesia ASRI sebagai bagian dari kebijakan daerah,” ujar Helmi Hasan.

Baca Juga :  Janji Gaji Besar Berujung Perbudakan, Kisah Pilu Warga Bengkulu di Kamboja, Saat VC Dengan DPRD

Menurutnya, kebersihan lingkungan harus dimulai dari contoh yang baik oleh pemerintah. Kantor pemerintahan, sekolah, dan fasilitas umum akan menjadi titik awal penerapan gerakan ini sebelum diperluas ke masyarakat.

Selain itu, Helmi Hasan juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar menjaga lingkungan menjadi budaya sehari-hari, bukan hanya kegiatan seremonial.

“Kalau masyarakat sudah terbiasa menjaga kebersihan, maka biaya kesehatan bisa ditekan dan kualitas hidup meningkat,” katanya.

Dalam Rakornas, Presiden juga mengingatkan bahwa kepala daerah harus menyelaraskan program pembangunan dengan kebijakan nasional. Program lingkungan seperti Indonesia ASRI harus masuk dalam perencanaan daerah dan didukung oleh anggaran yang memadai.

Pemerintah Provinsi Bengkulu berencana mengintegrasikan gerakan ini dengan program Bantu Rakyat yang selama ini berjalan. Misalnya, dengan memperbaiki saluran air, menata kawasan permukiman, serta memperindah ruang publik.

Baca Juga :  Helmi Hasan Ingatkan Direktur Kepatuhan: Bank Bengkulu Harus Bersih Tanpa Penyimpangan

Helmi Hasan menilai bahwa lingkungan yang tertata akan berdampak langsung pada sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Kota dan desa yang bersih akan lebih menarik bagi wisatawan dan investor.

“Lingkungan bersih itu investasi jangka panjang. Kita tidak hanya membangun fisik, tapi juga membangun budaya hidup sehat,” ujarnya.

Rakornas ini juga dihadiri Wakil Gubernur Bengkulu, para bupati dan wali kota, serta unsur Forkopimda. Mereka sepakat untuk membawa pulang arahan Presiden dan menerapkannya sesuai dengan kondisi masing-masing daerah.

Dengan adanya Gerakan Indonesia ASRI, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat. Tidak hanya pemerintah, tetapi sekolah, komunitas, dan keluarga diharapkan ikut terlibat.

Helmi Hasan optimistis, jika gerakan ini dijalankan secara konsisten, Bengkulu bisa menjadi salah satu provinsi percontohan dalam pengelolaan lingkungan yang baik dan berkelanjutan.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar
Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk
KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah
Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri dan Akpol ’90 Dhira Brata Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Bogor
Ratusan Karateka Berlaga di Gojukai Adhyaksa Championship, Bidik Lahirkan Atlet Nasional
Pegawai Jadi Korban Investasi Bodong Rp765 Juta, Pengawasan PT PTP Nonpetikemas Dipertanyakan
CV Mandiri Sejahtera Tegaskan Tempuh Jalur Hukum Terkait Kerugian Perusahaan 
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:39 WIB

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:42 WIB

Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:40 WIB

KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah

Senin, 15 Juni 2026 - 17:41 WIB

Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:05 WIB

Ratusan Karateka Berlaga di Gojukai Adhyaksa Championship, Bidik Lahirkan Atlet Nasional

Berita Terbaru