NARASIDEMOKRASI – Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan BUMN kembali menjadi sorotan dalam upaya peningkatan infrastruktur kepelabuhanan di Bengkulu. Wakil Ketua DPRD Bengkulu, Teuku Zulkarnain, SE., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun bersama PT Pelindo Regional 2 Bengkulu dalam menangani perbaikan jalan dan normalisasi alur pelayaran.
Menurut Teuku, persoalan infrastruktur pelabuhan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Diperlukan kerja sama yang solid agar setiap kebijakan dan langkah teknis benar-benar berdampak bagi masyarakat.
“Kita patut bersyukur, Pelindo cepat merespons. Perbaikan jalan sudah masuk tahap lelang dan akan mulai dikerjakan tahun depan,” kata Teuku.
Ia menilai, perbaikan akses jalan menuju pelabuhan merupakan bagian penting dari sistem logistik daerah. Jalan yang baik akan mempercepat arus barang dari dan ke pelabuhan, sekaligus mengurangi beban biaya transportasi.
Selain itu, normalisasi alur pelayaran yang telah mencapai kedalaman memadai dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran aktivitas pelabuhan. Dengan alur yang lebih aman, Pelabuhan Bengkulu diharapkan mampu melayani kapal dengan kapasitas lebih besar.
Sementara itu General Manager PT Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dimas Rizky Kusmayadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, DPRD, serta seluruh stakeholder. Menurutnya, sinergi yang terbangun menjadi fondasi utama dalam menciptakan pelabuhan yang modern dan berkelanjutan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi semua pihak. Bersama-sama, kita wujudkan pelabuhan yang aman, lancar, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dinas menegaskan bahwa Pelindo berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan, sejalan dengan kebutuhan daerah dan kepentingan nasional. Pelabuhan Bengkulu diharapkan mampu menjadi simpul logistik yang kompetitif di wilayah Sumatra.
DPRD Bengkulu memastikan akan terus mengawal proses perbaikan dan normalisasi agar berjalan sesuai rencana. Dengan dukungan semua pihak, peningkatan infrastruktur pelabuhan diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat









