Dedy Wahyudi Putar Otak di Tengah Krisis Fiskal, Pembangunan Bengkulu Tetap Jalan Meski Anggaran Seret

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi saat sosialisasi untuk memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berkelanjutan, Kamis (24/7/25) (Foto: dok. pemkot Bengkulu)

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi saat sosialisasi untuk memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berkelanjutan, Kamis (24/7/25) (Foto: dok. pemkot Bengkulu)

Bengkulu – Di tengah tekanan fiskal nasional yang semakin ketat, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi membuktikan kualitas kepemimpinannya bukan dengan keluhan, melainkan dengan inovasi, Kamis (16/10/25).

Dedy menegaskan bahwa krisis keuangan bukan alasan untuk berhenti bekerja, melainkan momentum untuk menunjukkan kepemimpinan yang kreatif, kolaboratif, dan adaptif.

“Kondisi sekarang sedang tidak baik-baik saja, bukan hanya Kota Bengkulu tapi se-Indonesia,” ujar Dedy Wahyudi, menegaskan realitas fiskal yang sedang dihadapi pemerintah daerah.

Dedy menyadari bahwa saat anggaran menipis, ujian kepemimpinan justru dimulai. Ia menyebut, pemerintah kota tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan meskipun dengan keterbatasan dana. Fokus diarahkan pada sektor yang benar-benar mendesak dan dibutuhkan masyarakat.

Baca Juga :  Walikota Bengkulu Ajak Warga Aktifkan Poskamling, Hadiahnya hingga Rp5 Juta

“Saya mendengar masyarakat banyak mengeluhkan soal jalan, drainase, dan lampu jalan. Dengan kondisi dana yang terbatas, kita tetap bangun, tapi bertahap dan fokus pada yang paling mendesak,” jelasnya.

Langkah realistis yang ditempuh Pemkot Bengkulu saat ini adalah efisiensi dalam pengelolaan anggaran. Selain itu, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi prioritas utama dengan menggali potensi pajak dan retribusi daerah sebagai pengganti kekurangan transfer dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  Nama Gubernur Bengkulu Dicatut, Helmi Hasan Imbau Masyarakat Waspada Penipuan

Dedy juga memastikan pengawasan dan penegakan hukum terhadap sektor pajak daerah akan diperkuat. Hal ini dilakukan agar penerimaan PAD meningkat dan target pembangunan tetap tercapai tanpa menambah beban fiskal yang berlebihan.

“Pemerintah akan lebih selektif dalam menentukan program. Hanya yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat yang akan diprioritaskan,” tegasnya.

Dengan strategi ini, Pemkot Bengkulu berharap dapat menjaga keseimbangan antara pembangunan dan tanggung jawab fiskal, sekaligus membuktikan bahwa kepemimpinan sejati diuji bukan saat dana melimpah, tetapi ketika krisis datang tanpa kompromi.

Berita Terkait

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM
Terdakwa Kasus Tambang Bengkulu Komit Lunasi Kerugian Negara Sebelum 13 Maret
PLN Indonesia Power Perbaiki Pagar SDN 57 Bengkulu Tengah, Wujud Kepedulian Dunia Pendidikan
Total Rp6,12 Miliar Dikembalikan, Penyidikan Korupsi PLTA Musi Bengkulu Terus Bergulir
Desk Ketenagakerjaan Polda Bengkulu Jadi Solusi Sengketa Pekerja dan Perusahaan
Polisi Periksa Wakil Rektor III Unived Bengkulu, Kasus Dugaan Penganiayaan Terus Bergulir
Aset Bank Bengkulu Tembus Rp11,1 Triliun, OJK Sebut Kinerja Bank Daerah Makin Solid
Investasi Rp97 Miliar di PTM dan Mega Mall Bengkulu Disebut Tanpa Dana APBD
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:44 WIB

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:29 WIB

Terdakwa Kasus Tambang Bengkulu Komit Lunasi Kerugian Negara Sebelum 13 Maret

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:10 WIB

PLN Indonesia Power Perbaiki Pagar SDN 57 Bengkulu Tengah, Wujud Kepedulian Dunia Pendidikan

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:50 WIB

Total Rp6,12 Miliar Dikembalikan, Penyidikan Korupsi PLTA Musi Bengkulu Terus Bergulir

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:49 WIB

Polisi Periksa Wakil Rektor III Unived Bengkulu, Kasus Dugaan Penganiayaan Terus Bergulir

Berita Terbaru

Bengkulu

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM

Jumat, 6 Mar 2026 - 16:44 WIB