SMA N 1 Kota Bengkulu Terancam Tenggelam, Siswa Desak Transisi Energi Bersih Dilakukan Sekarang Juga

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 18:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

kegiatan Roadshow Sekolah Energi Bersih yang digelar pada Kamis (2/10), dihadiri lebih dari 150 siswa.(foto: dok Kanopi Hijau Indonesia)

kegiatan Roadshow Sekolah Energi Bersih yang digelar pada Kamis (2/10), dihadiri lebih dari 150 siswa.(foto: dok Kanopi Hijau Indonesia)

Bengkulu – Ancaman krisis iklim kini semakin nyata di depan mata. SMA Negeri 1 Kota Bengkulu, yang terletak kurang dari 1 kilometer dari bibir pantai, menjadi salah satu lokasi yang diprediksi akan terdampak langsung oleh kenaikan permukaan air laut akibat perubahan iklim.

Hal ini terungkap dalam kegiatan Roadshow Sekolah Energi Bersih yang digelar pada Kamis (2/10), dihadiri lebih dari 150 siswa. Acara ini bertujuan memberikan edukasi tentang krisis iklim serta pentingnya transisi energi dari fosil ke energi baru dan terbarukan.

Dalam penyampaian, Asma Nadia Harapan, Kanopi Hijau Indonesia, menegaskan bahwa lokasi SMA N 1 Kota Bengkulu termasuk zona rawan yang sangat rentan tenggelam jika suhu bumi terus meningkat.

“Jika suhu bumi naik terus, maka kawasan ini bisa menjadi bagian dari wilayah yang hilang akibat kenaikan muka air laut. Artinya, sekolah ini tidak hanya berisiko rusak, tetapi berpotensi benar-benar tenggelam,” ujarnya.

Baca Juga :  Walikota Bengkulu Ajak Warga Aktifkan Poskamling, Hadiahnya hingga Rp5 Juta

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Kota Bengkulu, Syahroni, M. Pd menyatakan dukungan penuh terhadap program transisi energi bersih, menegaskan pentingnya peran pendidikan dalam mendorong perubahan menuju masa depan yang berkelanjutan.

“Kami di SMA Negeri 1 Kota Bengkulu memberikan dukungan penuh terhadap program transisi energi bersih. Sebagai institusi pendidikan, kami memiliki tanggung jawab moral untuk menanamkan kesadaran lingkungan kepada generasi muda. Kegiatan edukatif seperti ini sangat penting, karena mampu membangun pemahaman dan kepedulian siswa terhadap masa depan bumi kita. Kami bangga melihat antusiasme siswa yang tinggi, dan kami percaya bahwa perubahan nyata bisa dimulai dari Sekolah,” ungkap Syahroni.

Dalam kegiatan edukatif yang digelar, mereka menyuarakan kegelisahan nyata terhadap kondisi lingkungan dan masa depan sekolah mereka. Dalam forum terbuka, para siswa dengan tegas menyatakan bahwa transisi menuju energi bersih bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Mereka sepakat perubahan harus dimulai sekarang dan dimulai dari sekolah.

Baca Juga :  Menunggu Hibah Rampung, Pemkot Bengkulu Siap Mulai Proyek Strategis Kantor Wali Kota

Ramona Alesia, siswi SMA 1 Negeri Kota Bengkulu mengatakan, tentang dampak krisis iklim terhadap wilayah pesisir, para siswa mulai menyadari ancaman nyata yang mengintai lingkungan sekitar mereka.

“Krisis iklim sekarang sudah semakin parah, disebabkan oleh berbagai faktor yang nyata. Bahkan, ada kemungkinan SMA Negeri 1 Kota Bengkulu bisa tenggelam dalam jangka waktu yang tidak terlalu dekat,” tutup Ramona.

Donasi publik untuk pembangunan pembangkit energi terbarukan di sekolah-sekolah kota Bengkulu, termasuk SMA Negeri 1 Kota Bengkulu yang berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 550.000, menunjukkan aksi nyata dalam menghadapi krisis iklim.

Kegiatan ini menegaskan bahwa perubahan iklim bukan hanya isu global, tetapi juga ancaman nyata bagi kehidupan masyarakat lokal. Roadshow ini mencerminkan komitmen kuat berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran publik dan mempercepat transisi menuju energi bersih di semua level. (rls)

Berita Terkait

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB
Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita
Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo
Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat
Cegah Persoalan Hukum, Pelindo Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Kejati
103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba
Polemik Hibah Eks Mes Pemda Bengkulu Memanas, Sekda Cukup Pemberitahuan, Pansus Minta Evaluasi
Siapkan Dokumen KDMP, Pemprov Bengkulu Minta Pendampingan Kejati
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Maritim Maju, Laut Tetap Terjaga: Pesan GM Pelindo Bengkulu kepada Mahasiswa UNIB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi RSKJ Soeprapto, Dua Bidang Tanah Disita

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Tol Bengkulu–Lubuk Linggau Dinanti, Mian Bawa Aspirasinya ke Presiden Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Pemda Bengkulu Tengah Perkuat Semangat Pemerintahan Bersih, Kampanye Antikorupsi Digelar Terbuka untuk Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:19 WIB

103 Plastik Klip dan 4 Kaca Pirek Ditemukan, Polres Kaur Sisir Rumah Sasaran Operasi Narkoba

Berita Terbaru

Nasional

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:14 WIB