Rokok Ilegal Ganggu Fiskal Bengkulu, Pemprov Bergerak Tekan Kebocoran Pajak Rokok

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usai Pemusnahan Rokok Ilegal, Pemprov Perketat Pengawasan Rokok Ilegal

Usai Pemusnahan Rokok Ilegal, Pemprov Perketat Pengawasan Rokok Ilegal

NARASIDEMOKRASI – Perekonomian daerah kembali menghadapi tantangan serius dengan meningkatnya peredaran rokok ilegal di sejumlah wilayah Bengkulu. Pemerintah Provinsi Bengkulu menilai keberadaan produk tanpa cukai tersebut berpotensi menekan penerimaan fiskal, khususnya dari pos pajak rokok yang menjadi salah satu sumber pendapatan signifikan daerah.

Berdasarkan laporan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), penerimaan pajak rokok selama beberapa tahun terakhir berada pada kisaran Rp167–Rp170 miliar. Namun angka itu bisa lebih besar bila peredaran rokok ilegal dapat ditekan, mengingat maraknya rokok tanpa pita cukai yang beredar di pasar tradisional hingga toko-toko kelontong.

“Rokok ilegal menimbulkan kerugian signifikan karena tidak tercatat dalam sistem administrasi pemerintah. Dampaknya langsung terasa pada penurunan penerimaan pajak rokok,” jelas Kabid Pengelolaan Pendapatan Bapenda Bengkulu, Riki Hiriantoni.

Baca Juga :  SMA N 1 Kota Bengkulu Terancam Tenggelam, Siswa Desak Transisi Energi Bersih Dilakukan Sekarang Juga

Ia memaparkan bahwa mekanisme penerimaan pajak rokok ditentukan pemerintah pusat, namun daerah mendapat porsi dana bagi hasil yang ditentukan berdasarkan akumulasi penerimaan nasional.

“Ketika kontribusi pajak menurun, alokasi dana untuk daerah pun berkurang,” kata Riki.

Situasi inilah yang mendorong Pemprov Bengkulu melakukan langkah terukur dengan mendatangi Kementerian Keuangan. Dalam pertemuan itu, Pemprov menawarkan kolaborasi khususnya kepada Direktorat Jenderal Keuangan Daerah untuk menyusun langkah teknis pengawasan rokok ilegal di tingkat daerah.

“Kita ingin memastikan pemerintah daerah bisa berkontribusi dalam pengawasan dan peningkatan pajak rokok,” ujarnya.

Baca Juga :  Kejati Bengkulu Tampil Agresif Ungkap Korupsi Triliunan Rupiah

Dosen ekonomi Unived Bengkulu, Dr. Anzori Tawakal, mengatakan peredaran rokok ilegal memberi dampak ganda. Selain menggerus pendapatan negara, kondisi ini juga mengganggu iklim persaingan usaha. “Produsen resmi harus membayar cukai, sementara rokok ilegal masuk pasar dengan harga sangat murah,” ungkapnya.

Menurut Anzori, jika daerah serius melakukan pengawasan, ruang fiskal akan bertambah. “Dana hasil pajak rokok bisa digunakan untuk pembiayaan kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur publik.”

Bea dan Cukai Bengkulu sebelumnya memusnahkan jutaan batang rokok ilegal dan barang-barang hasil sitaan lain. Nilai potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp3 miliar.

Berita Terkait

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM
Terdakwa Kasus Tambang Bengkulu Komit Lunasi Kerugian Negara Sebelum 13 Maret
PLN Indonesia Power Perbaiki Pagar SDN 57 Bengkulu Tengah, Wujud Kepedulian Dunia Pendidikan
Total Rp6,12 Miliar Dikembalikan, Penyidikan Korupsi PLTA Musi Bengkulu Terus Bergulir
Desk Ketenagakerjaan Polda Bengkulu Jadi Solusi Sengketa Pekerja dan Perusahaan
Polisi Periksa Wakil Rektor III Unived Bengkulu, Kasus Dugaan Penganiayaan Terus Bergulir
Aset Bank Bengkulu Tembus Rp11,1 Triliun, OJK Sebut Kinerja Bank Daerah Makin Solid
Investasi Rp97 Miliar di PTM dan Mega Mall Bengkulu Disebut Tanpa Dana APBD
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:44 WIB

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:29 WIB

Terdakwa Kasus Tambang Bengkulu Komit Lunasi Kerugian Negara Sebelum 13 Maret

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:10 WIB

PLN Indonesia Power Perbaiki Pagar SDN 57 Bengkulu Tengah, Wujud Kepedulian Dunia Pendidikan

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:50 WIB

Total Rp6,12 Miliar Dikembalikan, Penyidikan Korupsi PLTA Musi Bengkulu Terus Bergulir

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:49 WIB

Polisi Periksa Wakil Rektor III Unived Bengkulu, Kasus Dugaan Penganiayaan Terus Bergulir

Berita Terbaru

Bengkulu

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM

Jumat, 6 Mar 2026 - 16:44 WIB