PT Energi Swa Dinamika Muda Bahas Pro-Kontra Tambang Emas di Seluma Bersama Akademis

- Jurnalis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Silaturahmi dan Ramah Tamah bersama akademisi, praktisi, serta tokoh masyarakat di Hotel Mercure Bengkulu, Jumat malam (10/10/25). (foto: Nandonarasidemokrasi.com/)

Silaturahmi dan Ramah Tamah bersama akademisi, praktisi, serta tokoh masyarakat di Hotel Mercure Bengkulu, Jumat malam (10/10/25). (foto: Nandonarasidemokrasi.com/)

Seluma – PT Energi Swa Dinamika Muda (ESDMu) menggelar kegiatan Silaturahmi dan Ramah Tamah bersama akademisi, praktisi, serta tokoh masyarakat di Hotel Mercure Bengkulu, Jumat malam (10/10/25).

Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk Forum Group Discussion (FGD) sebagai langkah untuk meredam kekhawatiran publik dan akademisi terkait dampak dari rencana aktivitas pertambangan emas di Kabupaten Seluma.

Moderator kegiatan, Muspani, menjelaskan bahwa FGD ini bertujuan membuka ruang diskusi antara pihak perusahaan dengan berbagai kalangan, baik yang pro maupun kontra terhadap rencana eksplorasi tambang emas tersebut.

“Hari ini kita gunakan untuk menjelaskan secara terbuka kepada publik, terutama masyarakat Kabupaten Seluma yang selama ini belum memiliki ruang untuk menyampaikan pandangan. Karena itu, kegiatan diskusi ini dilaksanakan,” ujar Muspani.

Muspani menambahkan, kegiatan FGD ini juga diharapkan dapat memunculkan pandangan baru terkait kelanjutan eksplorasi tambang emas yang hingga kini masih menunggu izin rekomendasi PPPKH dari Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Sementara itu, salah satu pemilik saham PT ESDMu, Herman Hidayat, menjelaskan bahwa potensi pertambangan emas di Seluma pertama kali ditemukan oleh tim geologi yang dipimpin Sapto pada tahun 2004–2007. Namun menurutnya, sebelum eksplorasi dilakukan, pihaknya harus lebih dulu menyelesaikan berbagai persoalan sosial di masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Seluma Sosialisasikan Aturan Baru Pengawasan Jasa Konstruksi

“Masalah teknik atau engineering itu bisa diukur, tapi masalah sosial tidak bisa diukur baik dari sisi waktu maupun biaya. Karena itu, kami sangat menghargai kesempatan berdialog seperti ini,” jelas Herman.

Herman juga menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar tambang, terutama dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan sosial. Ia mencontohkan, anak-anak dari wilayah lingkar tambang akan diberikan beasiswa agar bisa berperan dalam pengembangan sektor pertambangan di masa depan.

“Cita-cita kami ke depan, anak-anak di sekitar lingkar tambang akan kami sekolahkan. Kami ingin mereka punya peran penting dalam dunia pertambangan,” ujarnya.

Selain itu, Herman menegaskan bahwa PT ESDMu tidak akan merekrut tenaga kerja asing (TKA). Sebaliknya, perusahaan akan memprioritaskan tenaga kerja lokal dengan target melibatkan sekitar 3.000 masyarakat lingkar tambang di Kabupaten Seluma.

Baca Juga :  Tokoh Pemuda Seluma Desak PT ESDMu Tunjukkan Bukti Nyata, Bukan Hanya Janji

“Kami pastikan tidak akan merekrut tenaga kerja asing. Kami lebih mengutamakan tenaga kerja lokal karena ini tentang kemandirian daerah,” tegasnya.

Di sisi lain, akademisi dari Fakultas Kehutanan Universitas Bengkulu, Dr. Gunggung Senoaji, menyampaikan pandangannya terkait rencana tambang emas tersebut. Ia tidak menolak sepenuhnya aktivitas pertambangan, namun memberikan syarat agar dilakukan dengan metode underground mining (tambang bawah tanah).

“Saya menolak jika tambang dilakukan dengan sistem open pit (terbuka). Tapi jika dilakukan secara underground, tidak masalah, asalkan status hutannya dikembalikan menjadi kawasan hutan lindung. Hal ini penting agar ekologi dan fungsi hutan di atasnya tetap terjaga,” jelasnya.

Menurut Gunggung, aspek lingkungan dan konservasi harus tetap menjadi perhatian utama agar dampak jangka panjang dari aktivitas tambang tidak merusak keseimbangan alam di Kabupaten Seluma.

Berita Terkait

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar
Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk
KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah
Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh
Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani
Ratusan Karateka Berlaga di Gojukai Adhyaksa Championship, Bidik Lahirkan Atlet Nasional
Pegawai Jadi Korban Investasi Bodong Rp765 Juta, Pengawasan PT PTP Nonpetikemas Dipertanyakan
CV Mandiri Sejahtera Tegaskan Tempuh Jalur Hukum Terkait Kerugian Perusahaan 
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:39 WIB

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:42 WIB

Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:40 WIB

KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:32 WIB

Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh

Senin, 15 Juni 2026 - 17:41 WIB

Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani

Berita Terbaru