BENGKULUBAROMETER – Kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bengkulu melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Kali ini, perusahaan pembangkit listrik tersebut memberikan bantuan rehabilitasi pagar di SD Negeri 57 Bengkulu Tengah guna meningkatkan keamanan lingkungan sekolah.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman bagi para siswa. Sekolah yang berada di dekat jalan lintas umum itu sebelumnya memiliki kondisi pagar yang kurang memadai, sehingga dikhawatirkan berpotensi membahayakan keselamatan siswa.
Bantuan rehabilitasi pagar ini secara simbolis diserahkan oleh Asisten Manager Keuangan dan Umum UBP Bengkulu, Pirwan, yang didampingi Manager PLTA Musi, Rizki Putra. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kepala SD Negeri 57 Bengkulu Tengah, Roftin Nohadi, S.Pd.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan manajemen UBP Bengkulu menegaskan bahwa keamanan lingkungan sekolah merupakan faktor penting dalam menunjang proses belajar mengajar.
“Keamanan adalah fondasi utama dalam proses belajar mengajar. Dengan pagar yang lebih kokoh dan permanen, kami berharap para siswa dapat beraktivitas dengan tenang tanpa rasa khawatir,” ujar perwakilan manajemen UBP Bengkulu.
Menurutnya, keberadaan pagar yang kuat dan aman menjadi bagian penting dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif. Apalagi, sekolah tersebut berbatasan langsung dengan jalan umum yang cukup ramai dilalui kendaraan.
Sebelum dilakukan perbaikan, kondisi pagar sekolah dinilai kurang maksimal dalam memberikan perlindungan bagi para siswa. Dengan adanya bantuan dari PLN Indonesia Power UBP Bengkulu ini, kini area sekolah menjadi lebih tertata dan aman.
Kepala SD Negeri 57 Bengkulu Tengah, Roftin Nohadi, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas perhatian yang diberikan perusahaan pembangkit listrik tersebut. Ia menilai bantuan ini sangat membantu pihak sekolah dalam meningkatkan keamanan lingkungan belajar.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Selama ini kondisi pagar memang menjadi perhatian karena sekolah kami berada di dekat jalan lintas. Dengan adanya pagar yang lebih baik, kami merasa lebih tenang dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar,” ujar Roftin.
Ia juga menegaskan bahwa pihak sekolah berkomitmen untuk merawat fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Lebih jauh, Roftin berharap kepedulian dunia usaha terhadap sektor pendidikan dapat terus berlanjut. Menurutnya, dukungan seperti ini sangat penting dalam membantu sekolah meningkatkan kualitas lingkungan belajar.
Program perbaikan pagar ini merupakan bagian dari komitmen PLN Indonesia Power UBP Bengkulu dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.
Melalui program tersebut, perusahaan berupaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada pilar pendidikan berkualitas dan lingkungan belajar yang aman.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha, diharapkan lingkungan sekolah dapat semakin aman dan nyaman bagi para siswa.
Langkah yang dilakukan PLN Indonesia Power UBP Bengkulu ini menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dapat memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan.









