Bupati Bengkulu Utara Bahas Pengembangan Sawit Rakyat dan Pelestarian Lingkungan di Pulau Enggano

- Jurnalis

Senin, 6 Oktober 2025 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, SE, M.Ap usai diskusi kajian perkebunan kelapa sawit rakyat bersama sejumlah pihak kementerian dan lembaga terkait di Ruang Kerja Bupati, Senin (6/10/25). (foto: Tommy Agung Raharjonarasidemokrasi.com/)

Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, SE, M.Ap usai diskusi kajian perkebunan kelapa sawit rakyat bersama sejumlah pihak kementerian dan lembaga terkait di Ruang Kerja Bupati, Senin (6/10/25). (foto: Tommy Agung Raharjonarasidemokrasi.com/)

Bengkulu Utara – Dalam upaya memperkuat pemahaman bersama terkait pengembangan wilayah Enggano, Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, SE, M.Ap memimpin diskusi kajian perkebunan kelapa sawit rakyat bersama sejumlah pihak kementerian dan lembaga terkait di Ruang Kerja Bupati, Senin (6/10/25).

Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan nasional, di antaranya Kepala Pusat Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Direktur Pencegahan Dampak Lingkungan Kebijakan Wilayah dan Sektor Kementerian Lingkungan Hidup, Direktur Pemanfaatan Ruang Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Perkebunan Kementerian Pertanian, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bengkulu-Lampung, serta narasumber dari Universitas Bengkulu.

Baca Juga :  Strategi Dongkrak PAD, Pemprov Bengkulu Beri Diskon Pajak Kendaraan Non-BD

Dalam sambutannya, Bupati Arie menegaskan bahwa diskusi ini bertujuan untuk menghimpun berbagai masukan dari kementerian dan lembaga sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil kebijakan pengembangan wilayah masyarakat di Pulau Enggano.

“Hari ini kita berdiskusi terkait kajian pengembangan wilayah kawasan Enggano. Kami merangkum masukan dari berbagai pihak kementerian sebagai dasar pengambilan keputusan agar pengembangan wilayah masyarakat Enggano berjalan optimal. Tentunya, kita juga harus memperhatikan dampak lingkungan ke depannya,” ujar Bupati Arie.

Baca Juga :  Anggaran Daerah Terpangkas, Bupati Bengkulu Utara Temui Menteri PUPR RI Perjuangkan Pembangunan

Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Enggano dengan tetap menjaga keseimbangan ekologi dan kelestarian lingkungan hidup di pulau tersebut.

“Ke depan, pemerintah daerah akan mengoptimalkan ekonomi masyarakat di Pulau Enggano namun dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup. Ini menjadi prinsip utama dalam setiap langkah pembangunan,” tutupnya.

Berita Terkait

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar
Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk
KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah
Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh
Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani
Ratusan Karateka Berlaga di Gojukai Adhyaksa Championship, Bidik Lahirkan Atlet Nasional
Pegawai Jadi Korban Investasi Bodong Rp765 Juta, Pengawasan PT PTP Nonpetikemas Dipertanyakan
CV Mandiri Sejahtera Tegaskan Tempuh Jalur Hukum Terkait Kerugian Perusahaan 
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:39 WIB

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:42 WIB

Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:40 WIB

KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:32 WIB

Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh

Senin, 15 Juni 2026 - 17:41 WIB

Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani

Berita Terbaru