Akses Telekomunikasi Aceh Mulai Pulih: Pemerintah Kerahkan Genset, Starlink, dan Posko Informasi

- Jurnalis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Pemulihan akses telekomunikasi di wilayah Aceh yang paling parah dihantam banjir dan longsor mulai menunjukkan titik terang. Sejak Jumat (5/12/2025), aktivitas jaringan seluler perlahan kembali dirasakan masyarakat setelah serangkaian upaya darurat dilakukan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama operator telekomunikasi dan sejumlah lembaga terkait.

Namun pekerjaan di lapangan bukan tanpa kendala. Suplai listrik yang belum stabil masih menjadi batu sandungan terbesar dalam menghidupkan kembali layanan telekomunikasi di sejumlah kawasan yang terputus akibat bencana hidrometeorologi.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, memastikan pemerintah terus bekerja siang dan malam untuk memulihkan konektivitas, terutama di kabupaten yang paling terisolir. Hal tersebut disampaikan Wamenkomdigi dalam konferensi pers di Media Center Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh yang ditempatkan di Lobi Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh.

“Kami berterima kasih kepada Telkomsel, Indosat, XL, dan Smartfren yang bekerja tanpa henti untuk menormalkan jaringan telekomunikasi di Aceh. Pemerintah juga berkoordinasi dengan PLN untuk memulihkan pasokan listrik. Begitu listrik stabil, 90 persen jaringan bisa kembali pulih,” ujar Nezar.

Di sejumlah titik, menara base transreceiver station (BTS) hanya dapat beroperasi secara terbatas karena listrik padam dan harus mengandalkan genset. Padahal, tidak semua genset dapat bekerja 24 jam penuh.

Wamenkomdigi menegaskan bahwa selain memperbaiki infrastruktur, pemerintah kini memprioritaskan mobilisasi genset ke lokasi-lokasi BTS.

Baca Juga :  BNN dan PWI Satukan Suara Lawan Narkoba Lewat Pemberitaan yang Mencerahkan

“Tanpa listrik cukup, sinyal akan terus hidup-mati. Kita sudah berkoordinasi dengan Pertamina agar pasokan BBM untuk wilayah kritikal dijaga penuh. Laporan terakhir menyebut suplai BBM terus mengalir, baik lewat darat maupun laut,” jelasnya.

Selain perbaikan jaringan darat, pemerintah dan operator bergerak cepat membuka akses telekomunikasi berbasis satelit. Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) menurunkan tim ke lokasi-lokasi terisolir.

Access point berbasis satelit telah dipasang di Aceh Tamiang—salah satu wilayah terdampak terparah—dan kini mulai membantu ribuan warga untuk berkomunikasi kembali.

“Kemarin kita sudah masuk ke Aceh Tamiang. Access point satelit sangat membantu para pengungsi di Tamiang dan Kuala Simpang untuk memberi kabar kepada keluarga,” kata Nezar.

Wilayah Aceh Tamiang memang mencatat jumlah terdampak terbesar dalam bencana kali ini. Sebanyak 310.480 warga dari 12 kecamatan terdampak, dan lebih dari 278 ribu jiwa mengungsi akibat banjir besar dan akses jalan yang tertutup longsor.

Sebagai penguatan, Kementerian Komdigi telah mendistribusikan 20 unit Starlink untuk provinsi-provinsi yang terdampak. Dari jumlah tersebut: 6 unit dikirim ke Aceh Tamiang melalui kapal Basarnas. 3 unit untuk Aceh Tengah. 3 unit untuk Gayo Lues. 3 unit untuk Aceh Tenggara. 3 unit untuk Bener Meriah (2 unit tambahan dalam perjalanan). 1 unit untuk Pidie Jaya (ditambah 2 unit tambahan). 1 unit untuk Bireuen. 2 unit menuju Lhokseumawe untuk pemasangan di Lokop bersama Danrem Lilawangsa

Baca Juga :  Menkomdigi Saksikan Pengukuhan PWI Persatuan, Tegaskan Dukungan pada Kebebasan Pers

Langkah ini dilakukan untuk memastikan jaringan tetap tersedia di wilayah yang sulit dijangkau oleh fiber optik atau BTS darat.

Di luar perbaikan teknis, Kementerian Komdigi juga membangun Posko Komunikasi dan Media Center guna mendukung koordinasi informasi tanggap darurat.

Posko tersebut sekaligus menjadi ruang kerja jurnalis, pusat penyelenggaraan konferensi pers, dan pusat komando informasi lapangan.

Penempatan posko: Aceh: Gedung Sekretariat Daerah Provinsi Aceh Sumatra Barat: Kompleks Kantor Gubernur Sumbar. Sumatra Utara: Gedung Kwarda Gerakan Pramuka Sumut. GOR Pandan, Tapanuli Tengah. Posko Dukungan Psikososial, Hamparan Perak, Deli Serdang

Balai Monitoring (Balmon) di masing-masing wilayah juga aktif melakukan pengawasan intensif untuk memastikan stabilitas jaringan, terutama dalam masa tanggap darurat ketika komunikasi sangat krusial.

Bagi pemerintah, akses komunikasi bukan sekadar layanan teknis—melainkan kebutuhan vital bagi warga, relawan, aparat, hingga tim SAR dalam mempercepat evakuasi dan penanganan bencana.

Pemulihan jaringan di Aceh terus dikejar agar masyarakat bisa kembali terhubung, terutama mereka yang berada di pengungsian dan daerah yang sempat terisolir.

Pemerintah berharap dengan stabilisasi listrik dan tambahan perangkat satelit, pemulihan jaringan telekomunikasi di Aceh dapat mendekati 100 persen dalam waktu dekat.

Berita Terkait

Sultan B. Najamudin Ingatkan Pemerintah Jaga Stabilitas BBM dan LPG Jelang Mudik Lebaran
Perikanan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Muna Barat
Tarif Ekspor RI ke AS Turun Jadi 19 Persen, Sultan: Momentum Emas Perkuat Koperasi Desa
KAMSRI: Tol Bengkulu Mendesak, Jangan Biarkan Kesenjangan Infrastruktur Berlarut
Sultan Perjuangkan 500 Bedah Rumah untuk Bengkulu, BSPS 2026 Jadi Harapan Baru Warga
Kejati Kaltim Tahan Dua Mantan Kadistamben Kukar, Negara Rugi Rp 500 Miliar
Gerakan Indonesia ASRI Jadi Fokus Bengkulu Usai Rakornas Nasional
Destita Khairilisani Persembahkan Penghargaan Nasional untuk Rakyat Bengkulu
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:01 WIB

Sultan B. Najamudin Ingatkan Pemerintah Jaga Stabilitas BBM dan LPG Jelang Mudik Lebaran

Senin, 2 Maret 2026 - 02:25 WIB

Perikanan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Muna Barat

Senin, 23 Februari 2026 - 09:47 WIB

Tarif Ekspor RI ke AS Turun Jadi 19 Persen, Sultan: Momentum Emas Perkuat Koperasi Desa

Minggu, 22 Februari 2026 - 20:25 WIB

KAMSRI: Tol Bengkulu Mendesak, Jangan Biarkan Kesenjangan Infrastruktur Berlarut

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:00 WIB

Sultan Perjuangkan 500 Bedah Rumah untuk Bengkulu, BSPS 2026 Jadi Harapan Baru Warga

Berita Terbaru

Bengkulu

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM

Jumat, 6 Mar 2026 - 16:44 WIB