Sultan Bergerak Cepat, DPD RI Kawal Pemulihan Harga Sawit hingga Kembali Normal

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Anjloknya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di berbagai daerah dalam beberapa pekan terakhir memicu keresahan di kalangan petani.

Menyikapi kondisi tersebut, Ketua DPD RI, , memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar harga sawit dapat kembali stabil dan ekonomi petani tetap terjaga.

Sultan mengatakan dirinya telah bertemu langsung dengan Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, untuk membahas kondisi yang terjadi di lapangan. Dari hasil pertemuan tersebut, pemerintah meyakini penurunan harga yang terjadi saat ini hanya bersifat sementara dan harga akan kembali normal secara bertahap.

“Kemarin sudah ketemu lagi dengan Wamentan. Kita memahami apa yang terjadi di lapangan dan Pak Sudaryono meyakinkan harga akan secara bertahap kembali normal,” kata Sultan kepada media Selasa (2/6/2026)

Menurut Sultan, sejak gejolak harga mulai terjadi pada akhir bulan lalu, dirinya langsung menyampaikan berbagai keluhan petani sawit dari sejumlah daerah kepada Kementerian Pertanian. Langkah itu dilakukan agar pemerintah segera mengambil kebijakan yang tepat sehingga dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat tidak semakin luas.

Baca Juga :  Komitmen Sosial PT Bio Nusantara Teknologi, Pemda Benteng Terima Rp2 Miliar untuk Masjid Agung Bengkulu Tengah

Ia menilai sektor perkebunan sawit memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi daerah, terutama di wilayah Sumatera dan Kalimantan yang menggantungkan kehidupan masyarakatnya pada komoditas tersebut. Karena itu, stabilitas harga menjadi faktor utama yang harus dijaga bersama.

Sultan menjelaskan bahwa fluktuasi harga akibat perubahan kebijakan pemerintah merupakan hal yang lazim dalam sistem ekonomi. Menurutnya, pasar membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri terhadap mekanisme baru yang diterapkan pemerintah, termasuk kebijakan ekspor satu pintu melalui badan usaha milik negara.

“Ini semacam efek kaget saja. Jika semua aturan teknis dari kebijakan ekspor satu pintu sudah mantap, pasar pasti akan menyesuaikan diri,” ujarnya.

Karena itu, Sultan meminta para petani tidak panik menghadapi situasi saat ini. Ia menegaskan DPD RI akan terus mengawal persoalan tersebut dan memastikan aspirasi petani tersampaikan kepada pemerintah pusat.

“Kita minta petani tetap tenang. DPD fokus terhadap masalah ini agar putaran ekonomi petani sawit tetap terjaga. Kita juga meminta koordinasi yang kuat antara Kementerian Pertanian dan pemerintah daerah agar kondisi di lapangan tetap kondusif,” tegasnya.

Baca Juga :  Nongkrong Sambil Kenal Budaya, CFN Belungguk Point Jadi Kelas Terbuka Gen Z

Penurunan harga TBS sawit terjadi di sejumlah provinsi penghasil sawit. Di Bengkulu misalnya, harga yang sebelumnya mencapai Rp3.100 per kilogram turun hingga sekitar Rp2.400 per kilogram. Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah daerah lain di Sumatera dan Kalimantan.

Meski demikian, Sultan optimistis kondisi tersebut tidak akan berlangsung lama. Dengan komunikasi yang intensif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha dan petani, ia yakin harga sawit akan kembali bergerak menuju kondisi yang lebih stabil.

Sikap cepat yang ditunjukkan Ketua DPD RI tersebut mendapat perhatian para petani karena menunjukkan adanya upaya nyata untuk menjembatani aspirasi daerah dengan pemerintah pusat. Di tengah ketidakpastian harga, kehadiran negara dinilai penting untuk memberikan kepastian bagi jutaan petani sawit yang menggantungkan hidup dari sektor perkebunan.

Berita Terkait

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar
Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk
KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah
Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh
Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri dan Akpol ’90 Dhira Brata Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Bogor
Ratusan Karateka Berlaga di Gojukai Adhyaksa Championship, Bidik Lahirkan Atlet Nasional
Pegawai Jadi Korban Investasi Bodong Rp765 Juta, Pengawasan PT PTP Nonpetikemas Dipertanyakan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:39 WIB

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:42 WIB

Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:40 WIB

KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:32 WIB

Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh

Senin, 15 Juni 2026 - 17:41 WIB

Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani

Berita Terbaru