NARASIDEMOKRASI – Antusiasme atlet muda dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Renang 2026 mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi Bengkulu. Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengaku bangga melihat kemampuan para peserta yang sebagian besar masih berusia sangat muda namun sudah memiliki potensi besar di cabang olahraga renang.
Kejurprov Renang 2026 menjadi salah satu agenda olahraga penting di Bengkulu karena diikuti atlet-atlet dari berbagai daerah. Kompetisi ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan atlet sejak usia dini.
Herwan Antoni mengatakan pemerintah sangat mendukung kegiatan olahraga yang mampu melahirkan generasi muda berprestasi. Menurutnya, olahraga menjadi sarana penting dalam membangun karakter, disiplin dan semangat kompetisi anak-anak Bengkulu.
“Ini tadi dari mulai tingkat anak-anak yang masih kelas 1 SD sudah luar biasa. Potensinya bagus sekali,” kata Herwan Antoni saat menghadiri pembukaan Kejurprov Renang 2026, Sabtu (16/05/2026).
Ia menilai kemampuan peserta tahun ini menunjukkan perkembangan olahraga renang di Bengkulu mulai mengalami kemajuan. Hal tersebut terlihat dari teknik berenang para peserta yang semakin baik dibanding beberapa tahun sebelumnya.
Menurut Herwan, pembinaan atlet sejak kecil sangat penting agar kemampuan mereka terus berkembang secara maksimal. Karena itu pemerintah mendukung penuh kegiatan kejuaraan seperti Kejurprov agar atlet muda memiliki ruang untuk berkembang.
“Tinggal bagaimana pembinaan ke depan supaya mereka benar-benar siap menjadi atlet daerah bahkan nasional,” ujarnya.
Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Bengkulu akan terus mendukung seluruh cabang olahraga, termasuk renang, agar mampu mencetak atlet berprestasi yang bisa membawa nama Bengkulu di berbagai ajang.
“Salah satu upaya kita untuk pengembangan olahraga adalah dengan mendukung kejuaraan seperti ini,” jelasnya.
Herwan juga memberikan apresiasi kepada Federasi Akuatik Indonesia Provinsi Bengkulu yang terus aktif melakukan pembinaan atlet renang di daerah.
Menurutnya, keberhasilan mencetak atlet tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, tetapi membutuhkan kerja sama antara organisasi olahraga, pelatih, sekolah dan orang tua.
Sementara itu, Ketua Federasi Akuatik Indonesia Provinsi Bengkulu, Erna Sari Dewi mengatakan Kejurprov Renang 2026 menjadi bagian penting dalam proses pencarian bibit atlet unggulan Bengkulu.
Ia menjelaskan setiap peserta akan dipantau berdasarkan kemampuan dan karakter masing-masing. Atlet nantinya akan dikelompokkan sesuai spesialisasi gaya renang untuk memudahkan pembinaan.
“Kita akan klasifikasi berdasarkan kemampuan mereka. Ada yang kuat di gaya kupu-kupu, gaya dada atau gaya bebas,” jelasnya.
Erna menegaskan hasil dari Kejurprov akan menjadi dasar persiapan menuju Porprov Bengkulu 2026 dan berbagai kejuaraan lainnya.
Ia berharap dari kompetisi ini akan lahir atlet-atlet baru yang mampu menjadi kebanggaan Bengkulu di masa mendatang.
Selain menjadi ajang kompetisi, Kejurprov juga menjadi sarana mempererat hubungan antar atlet dan pelatih dari berbagai daerah di Bengkulu. Suasana pertandingan berlangsung penuh semangat dan sportivitas.
Para orang tua yang hadir pun terlihat bangga menyaksikan anak-anak mereka bertanding. Dukungan keluarga dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan atlet usia dini.
Dengan semakin banyaknya kompetisi olahraga seperti Kejurprov Renang, Bengkulu diharapkan mampu menciptakan ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan untuk melahirkan generasi atlet masa depan.
Penulis : Handi Pratama
Editor : Windi Junius









