ASN Bengkulu Diperkuat, Program “Bantu Rakyat” Tetap Jalan Meski Anggaran Ditekan

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASN Bengkulu diperkuat untuk mendukung program Bantu Rakyat di tengah efisiensi anggaran. Zakat ASN capai Rp800 juta per bulan, program sosial terus diperluas.

ASN Bengkulu diperkuat untuk mendukung program Bantu Rakyat di tengah efisiensi anggaran. Zakat ASN capai Rp800 juta per bulan, program sosial terus diperluas.

NARASIDEMOKRASI – Komitmen Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk mendukung program unggulan “Bantu Rakyat” terus diperkuat. Meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran, program yang digagas Gubernur Helmi Hasan bersama Wakil Gubernur Mian itu dipastikan tetap berjalan melalui kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

Penegasan ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, usai memimpin rapat evaluasi bersama pimpinan OPD di Ruang Merah Putih Kantor Gubernur, Senin (20/4).

Menurut Herwan, peran ASN menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan program-program strategis, termasuk “Bantu Rakyat” yang menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Evaluasi kita mencakup dukungan ASN, khususnya OPD, terhadap program strategis nasional maupun program unggulan daerah sesuai arahan kepala daerah,” ujar Herwan.

Ia menegaskan, di tengah keterbatasan anggaran, setiap OPD harus mampu berinovasi dan memaksimalkan sumber pendapatan. Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi salah satu fokus utama, baik dari sektor pajak, retribusi, hingga penguatan dana sosial keagamaan seperti zakat.

Herwan menjelaskan, program “Bantu Rakyat” saat ini dijalankan melalui skema non-APBD. Artinya, pembiayaan program tidak sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah, melainkan didukung oleh partisipasi ASN dan masyarakat.

Baca Juga :  Gubernur Helmi Hasan Tegakkan Integritas ASN, Tolak Pungli dan Gratifikasi Demi Birokrasi Bersih

Beberapa program yang telah berjalan di antaranya sedekah nasi bungkus (Sinabung), zakat profesi ASN, sedekah dan infak harian, hingga program orang tua asuh. Program-program ini dinilai telah memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama kelompok rentan.

“Program-program ini sudah berjalan dan terbukti membantu masyarakat. Maka harus terus dimaksimalkan agar manfaatnya semakin luas,” tegasnya.

Selain fokus pada bantuan sosial, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga memperkuat pembinaan mental dan spiritual ASN. Salah satunya melalui kegiatan Retret Merah Putih yang bertujuan membangun integritas dan kepedulian sosial aparatur.

Upaya ini dinilai penting untuk memastikan ASN tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga memiliki empati dan tanggung jawab sosial yang tinggi.

Di sisi lain, penguatan program juga melibatkan kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu. Saat ini, pemerintah bersama Baznas tengah mengkaji kemungkinan penerapan zakat sebesar 2,5 persen bagi pelaku usaha.

Baca Juga :  Helmi Hasan Ingatkan Direktur Kepatuhan: Bank Bengkulu Harus Bersih Tanpa Penyimpangan

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan penghimpunan dana sosial keagamaan yang nantinya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ketua Baznas Provinsi Bengkulu, Romli bin Ronan, mengungkapkan bahwa kontribusi ASN melalui zakat profesi menunjukkan tren positif.

“Zakat dari ASN saat ini mencapai sekitar Rp800 juta setiap bulan. Dana tersebut disalurkan kepada delapan golongan penerima atau asnaf,” jelas Romli.

Delapan golongan penerima zakat tersebut meliputi fakir, miskin, amil, riqab, gharim, fisabilillah, dan ibnu sabil. Penyaluran ini dilakukan secara terstruktur untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Dengan capaian tersebut, pemerintah optimistis program “Bantu Rakyat” dapat terus berjalan dan bahkan diperluas jangkauannya. Kolaborasi antara ASN, OPD, dan lembaga keagamaan menjadi kekuatan utama dalam menjaga keberlanjutan program di tengah keterbatasan fiskal.

Pemprov Bengkulu pun menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak menjadi penghalang untuk tetap hadir membantu masyarakat. Justru, melalui inovasi dan gotong royong, program-program sosial diharapkan semakin kuat dan berdampak luas.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar
Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk
KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah
Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh
Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani
Ratusan Karateka Berlaga di Gojukai Adhyaksa Championship, Bidik Lahirkan Atlet Nasional
Pegawai Jadi Korban Investasi Bodong Rp765 Juta, Pengawasan PT PTP Nonpetikemas Dipertanyakan
CV Mandiri Sejahtera Tegaskan Tempuh Jalur Hukum Terkait Kerugian Perusahaan 
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:39 WIB

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:42 WIB

Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:40 WIB

KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:32 WIB

Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh

Senin, 15 Juni 2026 - 17:41 WIB

Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani

Berita Terbaru