NARASIDEMOKRASI – Prestasi membanggakan kembali diraih Anggota DPD/MPR RI Destita Khairilisani. Ia dianugerahi gelar The Best Inspiring Woman Figure Leader of The Year 2026 dalam ajang Indonesian Creativity & Best Leader Award yang berlangsung di Yogyakarta.
Namun bagi Destita, penghargaan tersebut bukan tentang dirinya. Ia menegaskan bahwa penghargaan itu adalah milik seluruh rakyat Bengkulu yang selama ini menjadi sumber semangat perjuangannya di Senayan.
“Penghargaan ini bukan milik saya pribadi. Ini milik masyarakat Bengkulu yang selalu menguatkan langkah saya dengan doa dan kepercayaan,” kata Destita.
Ia menggambarkan rakyat Bengkulu sebagai guru kehidupan yang mengajarkan arti ketulusan, kerja keras, dan kesabaran dalam menghadapi tantangan.
Menurutnya, kreativitas dan kepemimpinan harus tumbuh dari suara rakyat, bukan dari ambisi pribadi.
“Setiap kebijakan yang saya perjuangkan selalu berangkat dari kebutuhan masyarakat, dari nelayan di pesisir hingga petani di perbukitan,” ujarnya.
Destita menilai bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak diukur dari popularitas, melainkan dari manfaat yang dirasakan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga budaya gotong royong sebagai kekuatan utama bangsa.
“Bengkulu punya masyarakat yang kuat dan generasi muda yang kreatif. Ini adalah modal besar untuk membangun masa depan,” katanya.
Penyelenggara penghargaan menjelaskan bahwa Destita terpilih karena dinilai konsisten memperjuangkan aspirasi daerah serta aktif melahirkan gagasan yang membumi.
Ia dianggap sebagai sosok yang mampu menghubungkan suara rakyat dengan kebijakan nasional.
Proses seleksi dilakukan melalui pengamatan langsung dan kajian media, sehingga pemenang benar-benar dinilai berdasarkan rekam jejak.
Destita sebelumnya juga telah menerima beberapa penghargaan lain di tingkat Asia dan nasional, yang semakin mengukuhkan perannya sebagai figur perempuan yang berpengaruh.
Bagi Destita, penghargaan ini menjadi pengingat bahwa tanggung jawabnya semakin besar.
“Penghargaan ini bukan akhir perjalanan, tapi awal untuk bekerja lebih keras lagi demi Bengkulu dan Indonesia,” tegasnya.
Ia berharap prestasi ini dapat memotivasi perempuan Indonesia untuk berani mengambil peran dalam kepemimpinan dan pengabdian masyarakat.
Menurutnya, perempuan memiliki kekuatan besar untuk membawa perubahan dengan cara yang humanis dan penuh empati.
Dengan penghargaan ini, Destita semakin menegaskan komitmennya untuk terus menjadi jembatan antara rakyat Bengkulu dan pemerintah pusat.
Ke depan, ia berjanji akan tetap menjaga prinsip sederhana: bekerja untuk rakyat, mendengar suara rakyat, dan memperjuangkan kepentingan rakyat.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









