Anggaran Daerah Terpangkas, Bupati Bengkulu Utara Temui Menteri PUPR RI Perjuangkan Pembangunan

- Jurnalis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menyusul kebijakan pemerintah pusat memangkas anggaran transfer ke daerah (TKD) dalam APBN 2026, Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE, M.AP, melakukan pertemuan langsung dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Ir. Dody Hanggodo, di Kantor Kementerian PUPR Jakarta, Rabu (15/10/25). (foto: dok Pemkab Bengkulu Utara)

Menyusul kebijakan pemerintah pusat memangkas anggaran transfer ke daerah (TKD) dalam APBN 2026, Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE, M.AP, melakukan pertemuan langsung dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Ir. Dody Hanggodo, di Kantor Kementerian PUPR Jakarta, Rabu (15/10/25). (foto: dok Pemkab Bengkulu Utara)

Jakarta – Menyusul kebijakan pemerintah pusat memangkas anggaran transfer ke daerah (TKD) dalam APBN 2026, Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE, M.AP, melakukan pertemuan langsung dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Ir. Dody Hanggodo, di Kantor Kementerian PUPR Jakarta, Rabu (15/10/25).

Pertemuan ini menjadi langkah konkret Pemkab Bengkulu Utara dalam memperjuangkan kelanjutan pembangunan di tengah keterbatasan anggaran nasional.

Seperti diketahui, pemerintah pusat menurunkan alokasi dana TKD sebesar Rp155 triliun dalam APBN 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Pemangkasan ini dinilai akan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, pembangunan infrastruktur, dan pelayanan publik.

Menteri PUPR RI, Dody Hanggodo, menjelaskan bahwa pemerintah pusat memahami konsekuensi kebijakan pengurangan dana tersebut, namun memastikan dukungan tetap diberikan kepada daerah yang terdampak.

Baca Juga :  Ketua DPD RI Serahkan Bantuan Alsintan dan Benih Jagung di Padang Jaya, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

“Pemangkasan TKD memang berdampak besar terhadap daerah, tetapi pemerintah pusat tidak akan tinggal diam. Kami siap memberikan pendampingan dan solusi, termasuk tetap mendorong pembangunan infrastruktur di Bengkulu Utara,” ujar Dody.

Sementara itu, Bupati Arie Septia Adinata menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan pembangunan di Bengkulu Utara, meskipun alokasi dana transfer berkurang.

“Walaupun TKD berkurang, pemerintah daerah tetap fokus pada pembangunan untuk memenuhi kebutuhan rakyat. Program yang kami usulkan meliputi pembangunan jalan, jembatan, dan sekolah rakyat,” ungkap Arie.

Menurutnya, kebijakan pengalihan TKD bukan dimaksudkan untuk melemahkan daerah, tetapi mendorong efisiensi dan tata kelola anggaran yang lebih efektif serta tepat sasaran. Ia meminta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) tidak panik, melainkan segera melakukan simulasi efisiensi agar program tetap berjalan.

Baca Juga :  Polisi Periksa Wakil Rektor III Unived Bengkulu, Kasus Dugaan Penganiayaan Terus Bergulir

“Saat ini kita harus melakukan penataan belanja. Fokus pada kebutuhan masyarakat, bukan kegiatan operasional dan seremonial. Pemangkasan sebesar ini tentu berdampak, tapi yang penting pelayanan publik tetap berjalan,” tegasnya.

Bupati Arie juga menambahkan bahwa Pemkab Bengkulu Utara telah menyiapkan strategi efisiensi belanja yang diarahkan pada sektor produktif, agar pembangunan di daerah tetap berlanjut meski dalam kondisi fiskal yang menantang.

Berita Terkait

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum
Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal
HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat
Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC
Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu
Gagal Terbang akibat Abu Vulkanik, 120 Jemaah Umrah BST Travel Menanti Kepastian
Resmi Dilantik, Nayu Aldila Putri Bawa Tanggung Jawab Baru di Biro Hukum Pemprov Bengkulu
GERKATIN Bengkulu Ubah Mars Kota Bengkulu ke Bahasa Isyarat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:40 WIB

Gandeng Kejati Bengkulu, KPU Perkuat Tata Kelola Lembaga Berlandaskan Hukum

Rabu, 9 September 2026 - 16:38 WIB

Kadis ESDM Bengkulu Pastikan Stok BBM Bukan Kosong, Distribusi Sempat Terkendala Proses Bongkar Kapal

Selasa, 8 September 2026 - 18:18 WIB

HPMPI Bawa Tujuh Aspirasi ke DPR RI, Minta Masa Depan Pertashop Diperkuat

Selasa, 8 September 2026 - 17:47 WIB

Kejar Perbaikan SPI, Pemprov Bengkulu Tunjuk Sekretaris OPD Jadi PIC

Selasa, 8 September 2026 - 16:46 WIB

Warga Seluma Adukan Sengketa Lahan HGU PT Agri Andalas ke DPRD Provinsi Bengkulu

Berita Terbaru