Sinergi Pusat dan Daerah, BWSS VII Bengkulu Suntik Rp800 Juta untuk Irigasi Rejang Lebong

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Rejang Lebong HM Fikri Thobari, SE, MAP saat menerima kunjungan kerja Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII Bengkulu, Wiel Mushawiry Suryana, ST, MT, beserta jajaran, Selasa (14/10/25). (foto: Arman Surinarasidemokrasi.com/)

Bupati Rejang Lebong HM Fikri Thobari, SE, MAP saat menerima kunjungan kerja Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII Bengkulu, Wiel Mushawiry Suryana, ST, MT, beserta jajaran, Selasa (14/10/25). (foto: Arman Surinarasidemokrasi.com/)

Rejang Lebong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong menerima kunjungan kerja Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII Bengkulu, Wiel Mushawiry Suryana, ST, MT, beserta jajaran, dalam rangka rapat koordinasi pelaksanaan Rencana Kegiatan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025, Selasa (14/10/25).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Rejang Lebong ini disambut langsung oleh Bupati HM Fikri Thobari, SE, MAP, bersama Kepala Dinas Pertanian Suradi, SP, MSi, serta sejumlah pejabat terkait.

Fokus pada Rehabilitasi dan Peningkatan Irigasi

Dalam sambutannya, Kepala BWSS VII Bengkulu, Wiel Mushawiry, menjelaskan bahwa pertemuan ini menjadi langkah penting memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam pembangunan infrastruktur irigasi. Program yang diamanatkan melalui Inpres Nomor 2 Tahun 2025 tersebut mencakup rehabilitasi jaringan irigasi utama hingga tersier, termasuk pengembangan sistem irigasi air tanah berbasis pompa.

“Melalui Inpres ini, pemerintah pusat aktif membangun daerah, khususnya di bidang irigasi. Pembangunan ini meliputi rehabilitasi jaringan utama, primer, sekunder, hingga tersier,” ujar Wiel.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Bedah Rumah Dinas Perkim Lebong, Sekwan DPRD Provinsi Bengkulu Diperiksa Polda

Ia menambahkan, program ini selaras dengan target swasembada pangan nasional sebagaimana dicanangkan dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Tahun ini, kata Wiel, Kabupaten Rejang Lebong masuk tahap ketiga dengan alokasi anggaran sebesar Rp800 juta.

“Penandatanganan kontrak diharapkan bisa segera dilakukan agar pelaksanaan berjalan sesuai jadwal,” jelasnya.

Selain itu, Wiel menyebut masih terbuka peluang bagi Rejang Lebong untuk memperoleh program lanjutan tahun depan. “Secara nasional disiapkan anggaran Rp6,7 triliun, sedangkan untuk Provinsi Bengkulu baru menerima sekitar Rp60 miliar. Semoga Rejang Lebong dapat memanfaatkannya dengan optimal,” imbuhnya.

Dorong Pembangunan Infrastruktur Pertanian

Bupati Rejang Lebong, HM Fikri Thobari, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan BWSS VII Bengkulu terhadap pembangunan infrastruktur pertanian di daerahnya. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Baca Juga :  Ziarah Nasional HUT ke-80 TNI di Rejang Lebong, Bupati Fikri: Teladani Semangat Juang Pahlawan

“Hari ini kita mendapatkan kunjungan langsung dari Kepala BWSS VII Bengkulu dan memperoleh banyak informasi penting terkait potensi kerja sama dalam pembangunan infrastruktur pertanian dan irigasi,” ujar Bupati Fikri.

Ia juga menginstruksikan dinas terkait segera menindaklanjuti hasil pertemuan dengan menyiapkan program usulan tahun 2026. “Harapannya, Rejang Lebong dapat menjadi lumbung pangan Bengkulu. Jika irigasi baik, hasil panen meningkat, maka kesejahteraan petani pun akan naik,” tegasnya.

Perkuat Sinergi Menuju Ketahanan Pangan

Menutup pertemuan, Bupati Fikri menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan pertanian dan irigasi.

“Kami berterima kasih atas dukungan BWSS VII Bengkulu yang terus bersinergi dalam membangun daerah. Semoga kerja sama ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Rejang Lebong,” pungkasnya.

Berita Terkait

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM
Terdakwa Kasus Tambang Bengkulu Komit Lunasi Kerugian Negara Sebelum 13 Maret
PLN Indonesia Power Perbaiki Pagar SDN 57 Bengkulu Tengah, Wujud Kepedulian Dunia Pendidikan
Total Rp6,12 Miliar Dikembalikan, Penyidikan Korupsi PLTA Musi Bengkulu Terus Bergulir
Desk Ketenagakerjaan Polda Bengkulu Jadi Solusi Sengketa Pekerja dan Perusahaan
Polisi Periksa Wakil Rektor III Unived Bengkulu, Kasus Dugaan Penganiayaan Terus Bergulir
Aset Bank Bengkulu Tembus Rp11,1 Triliun, OJK Sebut Kinerja Bank Daerah Makin Solid
Investasi Rp97 Miliar di PTM dan Mega Mall Bengkulu Disebut Tanpa Dana APBD
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:44 WIB

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:29 WIB

Terdakwa Kasus Tambang Bengkulu Komit Lunasi Kerugian Negara Sebelum 13 Maret

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:10 WIB

PLN Indonesia Power Perbaiki Pagar SDN 57 Bengkulu Tengah, Wujud Kepedulian Dunia Pendidikan

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:50 WIB

Total Rp6,12 Miliar Dikembalikan, Penyidikan Korupsi PLTA Musi Bengkulu Terus Bergulir

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:49 WIB

Polisi Periksa Wakil Rektor III Unived Bengkulu, Kasus Dugaan Penganiayaan Terus Bergulir

Berita Terbaru

Bengkulu

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM

Jumat, 6 Mar 2026 - 16:44 WIB