RAPBD Rejang Lebong 2026 Capai Rp1,142 Triliun, Fokus Perkuat Ekonomi Rakyat dan Agrowisata

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025 - 23:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Rejang Lebong H.M. Fikri Thobari, S.E., M.A.P. saat memaparkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026 dengan total nilai mencapai Rp1,142 triliun, Senin (13/10/25). (foto o: Arman Surinarasidemokrasi.com/)

Bupati Rejang Lebong H.M. Fikri Thobari, S.E., M.A.P. saat memaparkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026 dengan total nilai mencapai Rp1,142 triliun, Senin (13/10/25). (foto o: Arman Surinarasidemokrasi.com/)

Rejang Lebong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong resmi memaparkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026 dengan total nilai mencapai Rp1,142 triliun, Senin (13/10/25).

Anggaran tersebut diarahkan untuk memperkuat ekonomi rakyat, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendorong pembangunan berkelanjutan.

Rapat paripurna penyampaian RAPBD berlangsung di ruang sidang utama DPRD Rejang Lebong, dipimpin Ketua DPRD Juliansyah Yayan, didampingi Wakil Ketua II Lukman Effendi, S.H. Turut hadir Wakil Bupati Dr. Hendri Praja, S.STP., M.Si., Pj Sekda Elva Mardiana, S.IP., M.Si., Forkopimda, kepala OPD, serta perwakilan perbankan dan instansi lintas sektoral.

Dalam pidatonya, Bupati Rejang Lebong H.M. Fikri Thobari, S.E., M.A.P. menegaskan bahwa RAPBD bukan sekadar deretan angka, melainkan cerminan arah kebijakan pembangunan yang berpihak pada masyarakat.

Baca Juga :  Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar

“Struktur RAPBD merupakan satu kesatuan utuh antara pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah. Dokumen ini adalah wujud komitmen pemerintah daerah untuk menyejahterakan masyarakat,” ujar Bupati Fikri.

Fokus Pembangunan 2026

Bupati Fikri menjelaskan, arah pembangunan Kabupaten Rejang Lebong tahun 2026 mengusung tema besar Penguatan Ekonomi Berbasis Pemberdayaan Masyarakat, Pengembangan Agrowisata, dan Budaya Lokal.

Tema tersebut diterjemahkan ke dalam enam program prioritas utama, yaitu:

  1. Penguatan ekonomi masyarakat dan peningkatan daya saing UMKM.
  2. Peningkatan produktivitas sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan pariwisata.
  3. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
  4. Peningkatan infrastruktur wilayah.
  5. Pelestarian lingkungan hidup dan peningkatan ketahanan bencana.
  6. Penguatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan pelayanan publik.
Baca Juga :  Dari Keluhan Warga ke Aksi Nyata: Teuku Zulkarnain Kawal Komitmen Pelindo Bangun Jalan Pulau Baai

Bupati Fikri menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak bisa berdiri sendiri. Diperlukan sinergi kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk mewujudkan visi Rejang Lebong yang maju, tangguh, dan berdaya saing.

“Pencapaian prioritas pembangunan memerlukan koordinasi seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah daerah menjadi penggerak utama, namun masyarakat adalah mitra terpenting,” tegasnya.

Harapan Tepat Waktu

Bupati Fikri juga berharap pembahasan RAPBD 2026 di DPRD dapat berlangsung cepat dan efisien agar program pembangunan segera dijalankan.

“Kami berharap seluruh proses pembahasan berjalan lancar dan sesuai jadwal, agar manfaat RAPBD dapat segera dirasakan masyarakat Rejang Lebong,” tutupnya.

Berita Terkait

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar
Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk
KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah
Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh
Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani
Ratusan Karateka Berlaga di Gojukai Adhyaksa Championship, Bidik Lahirkan Atlet Nasional
Pegawai Jadi Korban Investasi Bodong Rp765 Juta, Pengawasan PT PTP Nonpetikemas Dipertanyakan
CV Mandiri Sejahtera Tegaskan Tempuh Jalur Hukum Terkait Kerugian Perusahaan 
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:39 WIB

Sudah Diberi Kesempatan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Mantan Admin yang Belum Lunasi Utang Rp1,3 Miliar

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:42 WIB

Modus Jual Dokumen Izin Terbongkar, Polda Bengkulu Tetapkan 3 Tsk

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:40 WIB

KH ES Mubarok Jadi Magnet HUT Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Istighotsah Akbar untuk Ribuan Jamaah

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:32 WIB

Ribuan Pengunjung Diprediksi Padati Tabut, DLH Siapkan Operasi Bersih Hingga Jelang Subuh

Senin, 15 Juni 2026 - 17:41 WIB

Distribusi Pupuk Subsidi Bengkulu Tembus 30 Persen, 370 Kios Disiagakan Layani Petani

Berita Terbaru