Harga Pertamax di Pertashop Lebih Murah, Pemudik Diuntungkan Saat Lebaran 2026

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026, kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) diprediksi meningkat tajam. Lonjakan perjalanan masyarakat menuju kampung halaman membuat konsumsi bahan bakar di berbagai jalur lintas nasional diperkirakan melonjak.

Di tengah kondisi tersebut, keberadaan Pertashop dinilai memberikan keuntungan tersendiri bagi masyarakat, terutama dari sisi harga bahan bakar yang lebih terjangkau.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pertashop Merah Putih Indonesia (HPMPI), Steven, mengatakan Pertashop tidak hanya hadir untuk memperluas akses BBM, tetapi juga memberikan alternatif harga yang lebih bersahabat bagi masyarakat.

“Kami ingin masyarakat mendapatkan layanan yang mudah dijangkau dengan harga yang lebih terjangkau, terutama saat momentum mudik Lebaran,” ujar Steven, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, Pertashop saat ini telah tersebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah yang jauh dari SPBU besar. Keberadaan jaringan ini menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan BBM tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Di Provinsi Bengkulu, misalnya, Pertashop telah hadir di sejumlah wilayah strategis yang dilalui jalur lintas mudik. Hal ini membuat para pemudik memiliki lebih banyak pilihan tempat pengisian bahan bakar.

Baca Juga :  Empat Korban TPPO di Kamboja Tiba di Bengkulu 

Steven menjelaskan bahwa Pertashop menyediakan BBM jenis Pertamax yang memiliki kualitas tinggi dan ramah terhadap mesin kendaraan.

Namun yang menarik perhatian masyarakat adalah harga Pertamax di sejumlah Pertashop yang justru lebih murah dibandingkan di SPBU.

Di Bengkulu, harga Pertamax di Pertashop tercatat sekitar Rp12.300 per liter. Sementara itu, harga di SPBU mencapai Rp12.600 per liter.

Selisih harga Rp300 per liter tersebut dinilai cukup membantu masyarakat, terutama bagi pemudik yang menempuh perjalanan jauh dan membutuhkan bahan bakar dalam jumlah besar.

“Selisih harga ini tentu sangat membantu masyarakat, apalagi bagi pemudik yang melakukan perjalanan panjang,” jelas Steven.

Selain harga yang lebih terjangkau, Pertashop juga memberikan kemudahan akses. Lokasinya yang tersebar hingga ke wilayah pedesaan membuat masyarakat tidak perlu khawatir kesulitan mendapatkan BBM.

Baca Juga :  Durian Rejang Lebong Siap Mendunia, Bambang Lembak Dorong Promosi dan Kontes Durian Lokal

Pertashop menjadi alternatif yang sangat penting, khususnya di daerah yang belum memiliki SPBU besar.

Steven menegaskan bahwa jaringan Pertashop dibangun untuk memperkuat sistem distribusi energi nasional dan memastikan seluruh masyarakat dapat mengakses bahan bakar dengan mudah.

Dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2026, Pertashop telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan pelayanan berjalan optimal.

Mulai dari kesiapan operasional hingga koordinasi dengan Pertamina dalam menjaga ketersediaan stok BBM.

Menurutnya, kelancaran distribusi menjadi faktor penting agar tidak terjadi kekurangan pasokan di lapangan.

“Jaminan ketersediaan stok BBM selama masa mudik menjadi prioritas utama agar masyarakat tidak mengalami kendala saat perjalanan,” ungkapnya.

Ia berharap Pertamina dapat terus mendukung distribusi BBM ke seluruh jaringan Pertashop di Indonesia.

Dengan distribusi yang stabil, Pertashop diyakini mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama periode mudik.

“Dengan dukungan distribusi yang lancar, Pertashop optimistis mampu menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan BBM selama perjalanan mudik,” tutup Steven.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM
Terdakwa Kasus Tambang Bengkulu Komit Lunasi Kerugian Negara Sebelum 13 Maret
PLN Indonesia Power Perbaiki Pagar SDN 57 Bengkulu Tengah, Wujud Kepedulian Dunia Pendidikan
Total Rp6,12 Miliar Dikembalikan, Penyidikan Korupsi PLTA Musi Bengkulu Terus Bergulir
Desk Ketenagakerjaan Polda Bengkulu Jadi Solusi Sengketa Pekerja dan Perusahaan
Polisi Periksa Wakil Rektor III Unived Bengkulu, Kasus Dugaan Penganiayaan Terus Bergulir
Aset Bank Bengkulu Tembus Rp11,1 Triliun, OJK Sebut Kinerja Bank Daerah Makin Solid
Investasi Rp97 Miliar di PTM dan Mega Mall Bengkulu Disebut Tanpa Dana APBD
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:44 WIB

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:29 WIB

Terdakwa Kasus Tambang Bengkulu Komit Lunasi Kerugian Negara Sebelum 13 Maret

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:10 WIB

PLN Indonesia Power Perbaiki Pagar SDN 57 Bengkulu Tengah, Wujud Kepedulian Dunia Pendidikan

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:50 WIB

Total Rp6,12 Miliar Dikembalikan, Penyidikan Korupsi PLTA Musi Bengkulu Terus Bergulir

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:49 WIB

Polisi Periksa Wakil Rektor III Unived Bengkulu, Kasus Dugaan Penganiayaan Terus Bergulir

Berita Terbaru

Bengkulu

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM

Jumat, 6 Mar 2026 - 16:44 WIB