Gercep! Ketua DPD RI Langsung Telepon MenPAN RB dan Kepala BKN Tindaklanjuti Aspirasi Guru Honorer Bengkulu

- Jurnalis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD RI Sultan B Najamudin saat langsung menghubungi dua pejabat tinggi negara, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Rini Widyantini serta Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Zudan Arif, Kamis pagi (23/10/25). (foto: Awang Konaevinarasidemokrasi.com/)

Ketua DPD RI Sultan B Najamudin saat langsung menghubungi dua pejabat tinggi negara, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Rini Widyantini serta Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Zudan Arif, Kamis pagi (23/10/25). (foto: Awang Konaevinarasidemokrasi.com/)

Bengkulu – Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Sultan B Najamudin kembali menunjukkan aksi cepat tanggapnya. Baru saja menerima aspirasi dari kelompok guru honorer dan guru TK swasta bersertifikat profesi di Kantor DPD RI Provinsi Bengkulu, Sultan langsung menghubungi dua pejabat tinggi negara, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Rini Widyantini serta Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Zudan Arif, Kamis pagi (23/10/25).

Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor DPD RI Bengkulu pada pukul 09.00 WIB. Dalam dialog terbuka itu, para guru yang tergabung dalam Forum Komunikasi Guru TK Swasta Bersertifikat menyampaikan keluhan dan perjuangan panjang mereka agar bisa diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Perwakilan guru, Siti Yuniana, dengan suara bergetar mengungkapkan bahwa meskipun mereka telah memiliki sertifikat profesi, SK penyetaraan dari Kementerian Pendidikan, jabatan dan golongan setara PNS, namun hingga kini belum memiliki Nomor Induk Pegawai (NIP).

Baca Juga :  Listrik dan Air Aman, Pemprov Bengkulu Pastikan UP OPD Jaga Pelayanan Publik

“Kami ini sudah belasan tahun mengabdi. SK penyetaraan kami ditandatangani Dirjen Kementerian Pendidikan, bukan kepala daerah. Tapi kami belum diakui sebagai ASN karena mengajar di sekolah swasta,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Sultan B Najamudin secara tegas menyatakan siap memperjuangkan aspirasi para pendidik tersebut hingga ke tingkat pusat.

“Saya datang ke Bengkulu untuk mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat daerah, lalu memperjuangkannya ke pusat. Dan ini kampung halaman saya, tentu saya tidak bisa diam,” ujar Sultan di hadapan para guru yang hadir.

Tanpa menunda waktu, di hadapan peserta audiensi, Sultan langsung menghubungi MenPAN RB Rini Widyantini dan Kepala BKN Prof. Zudan Arif. Ia menyampaikan secara langsung aspirasi para guru agar diberikan formasi ASN atau PPPK bagi guru-guru swasta bersertifikat, khususnya yang telah memiliki SK penyetaraan dari Kementerian Pendidikan.

Baca Juga :  Peluang Tersangka Baru dalam Kasus Tambang PT RSM, Penyidik Dalami Perpanjangan Izin

“Kalau urusan ini harus sampai ke presiden pun, akan saya sampaikan. Karena aspirasi ini nyata adanya, dan perjuangan guru itu sama beratnya dengan perjuangan petani,” tegas Sultan.

Dalam kesempatan itu, Sultan juga menegaskan bahwa dirinya memahami betul perjuangan para guru karena sebagian keluarganya juga berasal dari kalangan pendidik. Ia menambahkan bahwa dukungan penuh dari pemerintah daerah serta sinergi antarinstansi menjadi kunci agar formasi khusus bagi guru swasta bisa segera terwujud.

Para guru pun menyambut dengan haru sikap cepat Ketua DPD RI tersebut. Mereka berharap langkah nyata Sultan dapat membuka jalan bagi pengakuan status mereka sebagai ASN atau PPPK.

“Saya tidak ingin janji tanpa tindakan. Aspirasi ini akan saya kawal sampai tuntas,” tutup Sultan dengan tegas sebelum meninggalkan ruangan.

Berita Terkait

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM
Terdakwa Kasus Tambang Bengkulu Komit Lunasi Kerugian Negara Sebelum 13 Maret
PLN Indonesia Power Perbaiki Pagar SDN 57 Bengkulu Tengah, Wujud Kepedulian Dunia Pendidikan
Total Rp6,12 Miliar Dikembalikan, Penyidikan Korupsi PLTA Musi Bengkulu Terus Bergulir
Desk Ketenagakerjaan Polda Bengkulu Jadi Solusi Sengketa Pekerja dan Perusahaan
Polisi Periksa Wakil Rektor III Unived Bengkulu, Kasus Dugaan Penganiayaan Terus Bergulir
Aset Bank Bengkulu Tembus Rp11,1 Triliun, OJK Sebut Kinerja Bank Daerah Makin Solid
Investasi Rp97 Miliar di PTM dan Mega Mall Bengkulu Disebut Tanpa Dana APBD
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:44 WIB

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:29 WIB

Terdakwa Kasus Tambang Bengkulu Komit Lunasi Kerugian Negara Sebelum 13 Maret

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:10 WIB

PLN Indonesia Power Perbaiki Pagar SDN 57 Bengkulu Tengah, Wujud Kepedulian Dunia Pendidikan

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:50 WIB

Total Rp6,12 Miliar Dikembalikan, Penyidikan Korupsi PLTA Musi Bengkulu Terus Bergulir

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:49 WIB

Polisi Periksa Wakil Rektor III Unived Bengkulu, Kasus Dugaan Penganiayaan Terus Bergulir

Berita Terbaru

Bengkulu

Isu Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Stok BBM

Jumat, 6 Mar 2026 - 16:44 WIB